Saling Klaim Pilkada Kota Bekasi, CPPSI: Berdasarkan Sejarah Pemilu, PKS Memiliki Data Yang Lengkap

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-Bekasi Kota-

 

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi yang dilaksanakan pada 27 November lalu, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Heri Koswara-Solihin dan Tri Adhianto-Harris Bobihoe saling klaim kemenangan.

 

Klaim ini muncul setelah kedua paslon mengaku telah mengantongi data rekap C1 dari setiap tempat pemungutan suara (TPS) di sejumlah kecamatan yang tersebar di Kota Bekasi.

 

Ketua Tim Pemenangan Paslon Heri-Sholihin Affanda Kristaldy mengatakan, klaim kemenangan ini disampaikan berdasarkan hasil hitung cepat dari lembaga survei dan hitung nyata dari tim internal, dengan perlahan suara 48.60 persen berdasarkan data masuk 100 persen.

 

Sementara, pasangan calon nomor urut 3, Tri Adhianto-Harris Bobihoe, mengumumkan kemenangannya dengan perolehan suara mencapai 48 persen berdasarkan hasil real count, berdasarkan suara yang masuk 99 persen.

Baca Juga :  Ekspedisi Toba HPN 2023: Jangan Lengah Mempertahankan Geopark Kaldera Toba

 

Menanggapi klaim antar dua kontestan Pilkada Kota Bekasi itu, analis Center for Public Policy Studies Indonesia (CPPSI) Nurseylla Indra mengimbau agar kedua paslon kepala daerah itu dapat menahan diri dan menunggu hasil rekapitulasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi.

 

“Kedua paslon yang saling klaim itu seyogyanya harus bisa mengendalikan pendukungnya agar tetap menunggu pengumuman resmi KPU. Sebab jika opini itu dibiarkan khawatir akan menimbulkan gesekan di level bawah,” ujar Seylla kepada Mediakarya, Jumat (29/11/2024).

 

Namun demikian, kata dia, berdasarkan pengalaman di sejumlah kontestasi politik, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai merupakan satu-satunya partai yang memiliki data yang lengkap terkait dengan klaim hasil pemilu. Baik itu Pilpres, Pileg maupun Pilkada.

Baca Juga :  Galaxy Run 2025 Siap Digelar di Grand Galaxy City Bekasi, Kolaborasi Olahraga, Kopi, UMKM, dan Musik

 

“Kami melihat beberapa peristiwa politik di Indonesia, PKS merupakan slah satu partai yang dinilai sangat rapih dalam administrasi. Bahkan terkait dengan saksi maupun data C1 yang dimilikinya sangat valid. Jadi saya kira klaim yang dilakukan oleh paslon nomor urut satu itu mungkin saja berdasarkan data yang dimilikinya,” katanya.

 

Selanjutnya, kata dia, klaim yang dilakukan paslon nomor urut 3 juga harus dibuktikan dengan data sebagaimana yang dimiliki oleh paslon nomor urut 1.

 

“Tapi alangkah baiknya, baik paslon nomor urut satu maupun tiga tetap bersabar dan menunggu hasil akhir pengumuman oleh KPU. Dan siapapun yang dinyatakan unggul maka bagi paslon yang kalah harus legowo,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Lakukan Penandatanganan Bersama, Pemkot Bekasi dan BPN Kota Bekasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Integrasi Data
Wali Kota Tri Adhianto Lakukan Penandatanganan Terkait Pertanahan, Bersama Kepala BPN Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Berita Terbaru