Wali Kota Bekasi Hadiri Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Nasional

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri kegiatan peluncuran buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah yang digelar pada Senin, (11/5/26) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, serta Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dalam memperkuat pendidikan karakter antikorupsi sejak usia dini.

Peluncuran panduan ini bertujuan untuk memberikan arah pembelajaran yang terintegrasi dalam dunia pendidikan agar nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas dapat tertanam sejak awal kepada para peserta didik.

Baca Juga :  Akibat Kericuhan di Stadion Kanjuruan Malang, Laporan Polisi: 2 Anggota Polisi Tewas dan 13 Unit Mobil Polisi Rusak

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi menjadi langkah penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki moral yang kuat.

“Pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini, karena membangun karakter jujur dan bertanggung jawab tidak bisa dilakukan secara instan. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berintegritas,” ujar Tri.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga ini menjadi langkah positif untuk memperkuat sistem pendidikan karakter di Indonesia, termasuk di Kota Bekasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Arah Politik Luar Negeri dalam Diskusi Bersama Tokoh Nasional

“Kami mendukung penuh implementasi pendidikan antikorupsi di sekolah-sekolah. Harapannya, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan etika yang kuat,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kepala daerah, unsur pendidikan, serta perwakilan lembaga pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia. Pemerintah Kota Bekasi berharap materi pendidikan antikorupsi ini dapat diterapkan secara efektif di lingkungan sekolah sehingga mampu membentuk budaya jujur dan bertanggung jawab di tengah masyarakat sejak usia dini. (Prab/*)

Berita Terkait

‎‎Restrukturisasi Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ketua Pokja Ainsyam: Komitmen Eksistensi‎
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:38 WIB

‎‎Restrukturisasi Pokja Wartawan Kota Bekasi, Ketua Pokja Ainsyam: Komitmen Eksistensi‎

Senin, 13 Juli 2026 - 22:28 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 22:25 WIB

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Berita Terbaru