Penempatan Plt Kadinkes Kota Bekasi Dikritik, Ketua LINAP: Tidak Nyambung, Harusnya yang Lebih Kapabel!

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Kebijakan penempatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi mendapat kritik tajam dari Pemerhati Kebijakan Publik, Baskoro, yang juga Ketua Lembaga Investigasi Anggaran Publik (LINAP). Ia mempertanyakan keputusan menempatkan Inayatulloh, yang berlatar belakang pendidikan, sebagai Plt Kadinkes.

“Kok saat ini, Plt Kadinkes Kota Bekasi sisi keilmuannya dari Pendidikan, bukan Kesehatan? Ini kan, tidak nyambung,” ujar Baskoro, Senin (25/2).

Menurutnya, jabatan teknis di sektor kesehatan seharusnya diisi oleh orang yang memahami betul kebijakan dan kebutuhan masyarakat di bidang tersebut.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerintah Jamin Ketercukupan Pangan Nasional

“Kalau di kesehatan itu kan harus mengerti situasi dan kebijakan. Kebutuhan masyarakat seperti apa yang harus dipenuhi kesehatannya, jadi gak asal aja,” tegasnya.

Baskoro juga menilai bahwa kebijakan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi saat itu, Raden Gani Muhammad, dalam menempatkan orang yang bukan berlatar belakang kesehatan di posisi strategis seperti Dinas Kesehatan, merupakan langkah yang kurang tepat.

Baca Juga :  Melalui Program Reforma Agraria, Masyarakat Terdampak Konflik Sambas Kini Bisa Punya Sertipikat Tanah

“Semestinya harus dirotasi, bukan yang ada sekarang. Harusnya yang lebih kapabel untuk menangani kesehatan,” tambahnya.

Sebagai informasi, saat ini Plt Kadinkes Kota Bekasi dijabat oleh Inayatulloh yang juga menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda) 2 Kota Bekasi.

Keputusan ini memicu pertanyaan di kalangan pemerhati kebijakan publik dan masyarakat mengenai efektivitas pengelolaan sektor kesehatan di Kota Bekasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kota Bekasi terkait kritik tersebut.

Berita Terkait

Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat
Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja
‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD
‎Tindak Lanjuti LHP BPK, Sekda Kota Bekasi Minta Seluruh OPD Kerja Sesuai Aturan
Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
Tegaskan Kedisiplinan dan Kesehatan ASN, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Minta Pegawai Berikan Performa Maksimal
Global Warming Makin Nyata, BPC HIPMI Kota Bekasi Serukan Aksi Nyata
Peta Lokasi PTSL 2026 Kota Bekasi Berubah Jadi 14 Kelurahan, Ini Alasannya

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:22 WIB

Sosialisasi BEETRI, Tri Adhianto: Displin Bukan Hanya Diukur dari Absensi Saja

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

‎72 Temuan BPK, Bagian Kerja Sama Akui Lemah Pengawasan dan Koordinasi Antar-OPD

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

‎Tindak Lanjuti LHP BPK, Sekda Kota Bekasi Minta Seluruh OPD Kerja Sesuai Aturan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WIB

Untuk Persatuan Indonesia, PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik

Berita Terbaru