Ketua PWI Bekasi Raya: Ini Ciri-Ciri Pejabat Anti-Kritik

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin, menyoroti fenomena pejabat yang tidak terima terhadap kritik. Menurutnya, pejabat yang anti-kritik dapat terlihat dalam sikap dan kebijakannya.

Pejabat seperti ini cenderung sulit menerima masukan dan lebih suka memilih dikelilingi orang-orang yang selalu memuji, menyanjung tanpa berani memberikan masukan yang jujur.

“Pejabat yang anti-kritik biasanya defensif dan sulit menerima masukan. Setiap ada kritik, langsung menganggapnya sebagai serangan pribadi, bukan sebagai bahan evaluasi,” kata Ade Muksin dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi 51 Tahun Perjalanan Musisi Ahmad Dhani

Ia juga menyoroti kebiasaan pejabat yang kerap menyalahkan pihak lain saat dikritik dengan dalih introspeksi diri, dan minim transparansi dalam kebijakan yang dibuatnya serta tidak terbuka dalam memberikan informasi kepada publik.

Bahkan, ada pejabat yang menggunakan kekuasaannya untuk membungkam kritik atau suara yang tidak sejalan, baik dengan menyensor, tekanan hukum maupun tindakan represif lainnya.

“Ada juga pejabat cenderung reaktif di media sosial, media propaganda entah dengan cara menyindir, memblokir pengkritik, atau menjawab kritikan dengan mengalihkan isu melalui media propaganda agar perhatian publik teralihkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Baharkam Polri Gelar Sertifikasi Kompetensi Bagi Auditor SMP Obvitnas dan Obter Gelombang I

Ade menegaskan bahwa pejabat yang baik seharusnya terbuka terhadap kritik, saran dan masukan sebagai bagian dari evaluasi guna meningkatkan kinerja, bukan mencari media propaganda.

“Marilah para pemimpin, pejabat pelayan masyarakat bijaklah dalam menghadapi kritik dan jadikan sebagai dorongan untuk bekerja lebih baik demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (***)

Berita Terkait

Peluit Kontroversial, Air Mata Orang Tua: Ibu-Ibu Bekasi Bela Perjuangan Atlet
Peluit yang Melukai Sportivitas: Tim Basket Putra Kota Bekasi Soroti Kepemimpinan Wasit di Semifinal!
Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Lantik Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031, Ketum PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Kode Etik
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:18 WIB

Peluit Kontroversial, Air Mata Orang Tua: Ibu-Ibu Bekasi Bela Perjuangan Atlet

Sabtu, 7 November 2026 - 02:41 WIB

Peluit yang Melukai Sportivitas: Tim Basket Putra Kota Bekasi Soroti Kepemimpinan Wasit di Semifinal!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Lantik Pengurus PWI Sulsel Periode 2026–2031, Ketum PWI Pusat Ingatkan Pentingnya Kode Etik

Berita Terbaru