Penggunaan Anggaran DBH-CHT Kota Bekasi 2024 Sektor Kesehatan, Untuk Apa Saja?

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) untuk sektor kesehatan di Kota Bekasi pada tahun 2024 mencapai Rp. 3,7 miliar atau 40 persen dari total anggaran.

Meski dinyatakan terserap 100 persen, penggunaan anggaran ini perlu mendapat perhatian lebih terkait transparansi serta efektivitasnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam wawancara pada Rabu (12/03/2025), Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dr. Fikri, menyampaikan bahwa alokasi tersebut dibagi untuk Dinas Kesehatan dan RSUD CAM Kota Bekasi.

“Dalam hal kesehatan, untuk DBH-CHT mendapatkan alokasi anggaran 40 persen yakni Rp. 3,7 Miliar dari total yang ada,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran tersebut dibagi menjadi dua, yaitu Rp. 1,2 miliar untuk RSUD CAM Kota Bekasi dan Rp. 2,5 miliar untuk Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Baca Juga :  Pemkab Minsel Terkesan Kongkalikong Dengan Kontraktor Factory Sharing dan Pembeli Besi Bongkaran Teguh Bersinar

“Sesuai edaran, kita dibagi dua anggarannya untuk Dinas Kesehatan dan juga RSUD CAM Kota Bekasi,” ujar dr. Fikri.

Dijelaskan lebih lanjut, anggaran untuk Dinas Kesehatan dialokasikan kepada beberapa titik layanan kesehatan di Kota Bekasi, yakni RSUD Jati Sampurna, RSUD Pondok Gede, RSUD Teluk Pucung, dan Labkesda.

Namun, meski anggaran tersebut diklaim terserap 100 persen, perlu dijelaskan secara rinci bagaimana realisasi penggunaannya di setiap titik layanan kesehatan tersebut. Apakah alokasi tersebut benar-benar berdampak signifikan pada peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat?

Baca Juga :  Komisi I DPRD Soroti Program 100 Juta/RW, Fendaby: Rawan Celah Hukum Bila Tak Ada Aturan Rigid

Penggunaan dana DBH-CHT semestinya dapat lebih transparan dan akuntabel, mengingat pentingnya perbaikan layanan kesehatan di berbagai fasilitas yang ada. Terlebih, masyarakat berhak mengetahui apakah anggaran yang digelontorkan telah memberikan manfaat nyata bagi mereka.

Selain itu, perlu adanya penyampaian lebih terperinci mengenai program-program apa saja yang telah direalisasikan dengan anggaran tersebut serta indikator keberhasilan dari setiap program yang didanai. Transparansi ini bukan hanya sebatas angka, melainkan juga bagaimana dana tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bekasi.

Dengan begitu, masyarakat dapat menilai apakah penggunaan dana tersebut telah dikelola dengan tepat guna dan memberikan manfaat sesuai peruntukannya.

Berita Terkait

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Lakukan Penandatanganan Bersama, Pemkot Bekasi dan BPN Kota Bekasi Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Integrasi Data
Wali Kota Tri Adhianto Lakukan Penandatanganan Terkait Pertanahan, Bersama Kepala BPN Kota Bekasi
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Puskesmas Pondokgede Turun ke Warga, Perkuat Deteksi Dini TB dan PTM

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Rabu, 9 September 2026 - 13:19 WIB

Wali Kota Tri Adhianto Lakukan Penandatanganan Terkait Pertanahan, Bersama Kepala BPN Kota Bekasi

Senin, 7 September 2026 - 17:51 WIB

Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terbaru