Suasana Kondusif, Komisi IX Apresiasi Kesiapan Jawa Timur dalam Pemberian THR

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PARLEMENTARIA, Surabaya – Komisi IX DPR RI memastikan persiapan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) di Jawa Timur. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Kantor Wali Kota Surabaya pada Kamis (13/03/2025), Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris, mengapresiasi kesiapan para pelaku usaha di provinsi tersebut.

“Mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah pekerja yang cukup besar, kami melihat situasi di sini sangat kondusif. Serikat pekerja maupun pelaku dunia usaha memiliki hubungan yang baik. Sejauh ini, para pelaku usaha juga menunjukkan komitmen tinggi dalam membayarkan THR kepada pekerjanya,” ujar Politisi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Baca Juga :  ers Bersatu Bekasi Raya Maju, HPN Tingkat Bekasi Raya 2026 Dibuka Meriah

Kunjungan ini dihadiri oleh beberapa perusahaan besar yang berbasis di Jawa Timur, seperti Unilever, Sampoerna, Semen Indonesia, dan Astra Indonesia. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) serta Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

Dalam pertemuan tersebut, para pelaku usaha menyatakan kesanggupan dalam pemberian THR kepada pekerja. Sementara itu, perwakilan pekerja dari APINDO dan SPSI mengakui bahwa kendala antara pelaku usaha dan pekerja terkadang terjadi. Namun, mereka menegaskan bahwa di Jawa Timur, permasalahan tersebut umumnya dapat diselesaikan melalui dialog tanpa harus berujung pada aksi unjuk rasa atau konflik yang lebih besar.

Baca Juga :  Anggota DPR RI: Kearifan Lokal, Tiang Utama Penyangga Pembangunan Bali

“Perwakilan serikat buruh menjelaskan bahwa di Jawa Timur, jika ada masalah, mereka lebih mengutamakan dialog sebelum mempertimbangkan aksi unjuk rasa atau langkah lainnya,” tambah Charles Honoris.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, juga menegaskan bahwa pemberian THR menjadi prioritas utama. Ia menyatakan bahwa seluruh pelaku usaha telah diingatkan untuk memenuhi kewajiban mereka kepada pekerja. Namun, ia tetap menekankan pentingnya pengawasan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan situasi demi keuntungan pribadi. (est/rdn).

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Jalin Sinergi Program Sosial dengan Rumah Zakat
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Jalin Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Jumat, 11 September 2026 - 19:43 WIB

DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Jalin Sinergi Program Sosial dengan Rumah Zakat

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru