Viral Dugaan Mobil Dinas Pemkot Bekasi Dipakai Mudik, Delvin Chan: Walikota Harus Tindak Tegas

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Larangan dipakainya mobil dinas untuk mudik itu dimulai dari Kemendagri, Pemerintah Provinsi Jabar bahkan sampai KPK juga mengeluarkan maklumat bahwa kendaraan dinas tidak boleh dipakai untuk keperluan pribadi. Oleh sebab itu kami menunggu ketegasan Walikota Bekasi terkait hal ini,” -Delvin Chaniago, Wakil Ketua LSM GMBI Kota Bekasi-

 

-Bekasi Kota-

 

Viralnya video tangkapan layar dugaan mobil dinas Pemkot Bekasi dipakai mudik Lebaran 2025 mendapat tanggapan dari banyak orang.

Ada sekitar 500 lebih komentar yang terlihat dari tangkapan layar dikolom tersebut yang juga mengikutkan/menambahkan(Mention) langsung Walikota Bekasi bahkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Baca Juga :  Terima Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat, Bamsoet Dorong Investor Amerika Serikat Investasi di Indonesia

Senada, Wakil Ketua GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago ikut berkomentar terkait hal tersebut. Dirinya meminta agar larangan penggunaan mobil dinas untuk keperluan pribadi harusnya benar-benar dipatuhi oleh para Aparatur Sipil Negara(ASN).

“Larangan penggunaan mobil dinas dipakai mudik ini setiap tahun sudah di-ingatkan berulangkali. Harusnya hal tersebut menjadi catatan khusus bagi para ASN untuk mematuhi larangan tersebut dan memakai mobil dinas sesuai peruntukan nya. Untuk hal tersebut saya meminta Walikota bisa menindak tegas agar ada efek jera sehingga dikemudian hari tidak berulang lagi kesalahan yang sama terjadi,” ungkap Delvin Chaniago kepada media melalui telpon selulernya, Rabu(02/04.2025).

Baca Juga :  Pemkab Minsel Angkat 210 Pegawai PPPK Formasi 2023, 124 Diantaranya Tenaga Pendidikan

Wakil Ketua LSM GMBI ini juga menambahkan Pemkot Bekasi harus segera mengklarifikasi dugaan memakai kendaraan dinas sehingga tidak berefek panjang yang dapat membawa stigma buruk kinerja Pemkot Bekasi bagi masyarakat.

“Dugaan yang sudah viral ini harusnya segera mendapat perhatian khusus, agar kinerja Pemkot kedepan tidak terganggu dan tidak mendapat sentimen negatif dari masyarakat umum. Kami, LSM GMBI akan terus mengawal kebijakan Pemkot Bekasi sesuai visinya yaitu Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera,” pungkas Delvin Chaniago.(MD)

Berita Terkait

SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
Tahapan Penetapan Nomor Urut Calon Kumtua Desa Kamangta 2026 Terlewati, Tuama Asli Kamangta Laurens Mandagie Usung Kerja Nyata.
‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran
Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers
Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:23 WIB

SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua

Senin, 11 Mei 2026 - 15:34 WIB

Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 12:16 WIB

Tahapan Penetapan Nomor Urut Calon Kumtua Desa Kamangta 2026 Terlewati, Tuama Asli Kamangta Laurens Mandagie Usung Kerja Nyata.

Senin, 11 Mei 2026 - 09:43 WIB

‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran

Senin, 11 Mei 2026 - 07:17 WIB

Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 

Berita Terbaru