Saat Reses, Warga Minta Bangun Posyandu, Doddy Sukma Wirawan: Butuh Proses Panjang

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kalau di perumahan, pengembang sudah siapkan lahan Fasos. Tapi di perkampungan seperti Cimuning, Pemkot harus beli tanah dulu. Ini butuh proses panjang,” -Doddy Sukma Wirawan S.Ip., M.M, Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Golkar-

KOTA BEKASI – Hal tersebut dikatakan Doddy saat menggelar reses di RW 02 Cimuning, Mustika Jaya Kota Bekasi. Politisi Partai Golkar ini menyatakan bahwa keterbatasan lahan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum), menjadi kendala utama untuk pembangunan sekretariat posyandu dan sarana olahraga yang dibutuhkan masyarakat Cimuning.

Dirinya menjelaskan bahwa warga kawasan perumahan memiliki keuntungan karena pengembang diwajibkan menyediakan lahan untuk fasilitas sosial, sementara warga pemukiman tradisional seperti Cimuning, pemerintah harus melalui proses pembebasan lahan terlebih dahulu.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Apresiasi Dukungan Perahu dari TNI

“Contohnya, usulan lapangan bola atau Kantor RW di perumahan bisa cepat karena lahannya ada. Di kampung, kami harus negosiasi dengan warga pemilik tanah,” kata Doddy, Kamis(24/04.2025)

Warga Cimuning juga menyampaikan beberapa aspirasi selain sekretariat posyandu, antara lain mengenai perbaikan saluran air dan pengadaan alat penimbang bayi bagi kader kesehatan.

Meski tak bisa memastikan waktu realisasi, Doddy berkomitmen memperjuangkan usulan tersebut.

“Setiap usulan warga akan kami perjuangkan, tapi untuk waktunya masyarakat harus sabar apalagi terkait lembebasan lahan, hal tersebut tidak bisa instan,” terang Doddy yang juga merupakan anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi.

Baca Juga :  ‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

Dia menjelaskan bahwa DPRD akan mengawal aspirasi warga dengan mengalokasikan dana melalui Musrenbang.

“Komitmen kami jelas, aspirasi rakyat adalah tugas utama. Kami akan terus memantau progres usulan ini hingga terealisasi di lapangan walau tak bisa dipungkiri bahwa realisasi dari hasil musrembang ini juga akan bergantung pada ketersediaan anggaran dalam APBD dan kesiapan teknis Pemerintah Kota Bekasi,” pungkas Doddy Sukma Wirawan. (Adv/Setwan)

Berita Terkait

Destinasi Wisata Kampung Ciranggon, Lestarikan Budaya dan Hidupkan Ekonomi Desa
Tangani Tumpukan Sampah KM 19, Bupati Bekasi Bersama KDM Turun Langsung ke Lokasi
Pemkab Bekasi Optimalkan Pengelolaan Anggaran yang Transparan dan Tepat Sasaran
Momentum Sumpah Pemuda, Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja: Pentingnya Membangun Karakter Generasi Muda
GEBRAK Volume 2 Hadirkan Ragam Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah
Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT RI, 28 Tim Bertarung di Piala Futsal Bupati Cup 2026
‎Semarak Hari Jadi ke-76 Kab. Bekasi: Plt Bupati Ajak ASN Budayakan Hidup Sehat Lewat Lomba Gerak Jalan
Kejar Target 100 Persen, Pemkab Bekasi Genjot Realisasi Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Destinasi Wisata Kampung Ciranggon, Lestarikan Budaya dan Hidupkan Ekonomi Desa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Tangani Tumpukan Sampah KM 19, Bupati Bekasi Bersama KDM Turun Langsung ke Lokasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Bekasi Optimalkan Pengelolaan Anggaran yang Transparan dan Tepat Sasaran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Momentum Sumpah Pemuda, Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja: Pentingnya Membangun Karakter Generasi Muda

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:43 WIB

GEBRAK Volume 2 Hadirkan Ragam Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah

Berita Terbaru