Berencana Buka Perusahaan Lain, Fasilitator Investor PT Kawanua Coconut Nusantara Tumpaan Sayangkan Terkait Banyak Tekanan yang Ditujukan: Padahal Membantu Perekonomian

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gambar tampilan depan, gerbang PT Kawanua Coconut Nusantara Tumpaan

Foto: Gambar tampilan depan, gerbang PT Kawanua Coconut Nusantara Tumpaan

MINSEL, Telusur News,- Pihak manajemen PT Kawanua Coconut Nusantara (KCN) yang berlokasi di Desa Tumpaan Dua Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) membuka ruang bagi semua pihak untuk dapat menyampaikan kritik dan saran. Namun pihaknya meminta agar kritik disampaikan secara baik dan benar.

Manajemen mengingatkan bahwa hadirnya perusahaan tersebut di Minsel semata-mata untuk membantu perekonomian dan pembangunan di Sulawesi Utara khususnya di Kabupaten Minsel.

“Mereka (investor) bisa saja menanamkan modalnya di daerah lain, tapi karena mengingat di Minsel termasuk daerah kelapa untuk itu mereka mau membantu berinvestasi di Minsel. Tentunya ini membawa dampak positif bagi daerah, dan membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat lokal, juga meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar fasilitator investor, yang bertanggung jawab di PT KCN, pada beberapa waktu lalu.

Senada, salah satu penanggung jawab di PT Kawanua Coconut Nusantara mengatakan bahwa pihak mereka tidak anti kritik, tetapi dikatakannya baiklah kritik disampaikan secara baik, menurut jalur yang benar.

Baca Juga :  Alumni SMAI Cibitung Angkatan 88 Gelar Buka Bersama

“Kami siap berkoordinasi dengan pihak manapun, untuk kebaikan bersama,” ucapnya, Senin (02/06/2025).

Ia mengingatkan dampak negatif yang bisa terjadi bila sering mendapatkan tekanan dari pihak-pihak atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dampaknya besar, seandainya perusahaan dievaluasi, maka akan ada banyak warga yang akan kehilangan pekerjaan. Padahal tujuan kami membantu perekonomian,” katanya.

Yang tentunya akan berdampak pada ekonomi warga lokal dan juga dapat berdampak pada perekonomian daera, bila investor terus mendapatkan tekanan.

“Untuk mendukung program pemerintah pusat dan daerah, kami juga rencananya akan bekerja sama dengan investor lain untuk masuk ke Minsel dan berinvestasi. Ada beberapa perusahaan nantinya akan dibuka, dan tentunya akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan,” sambung salah satu fasilitator investor.

Menanggapi banyaknya informasi yang menyudutkan, pihak manajemen PT KCN Tumpaan sangat menyayangkan hal tersebut.

“Kalau sebuah perusahaan sudah berdiri tentunya ada izin yang sudah dikantongi,” ucap fasilitator investor.

Hal tersebut dikatakannya dikarenakan sebelumnya beredar informasi yang menyesatkan yang menyebutkan bahwa PT KCN belum mengantongi ijin.

Baca Juga :  Kota Bekasi Raih Peringkat 3 Indeks Kota Toleran

Tentunya itu hal yang mustahil. Sebab untuk berdirinya sebuah perusahaan harus melewati berbagai tahapan persyaratan, yang tentu saja telah melibatkan berbagai pihak termasuk pihak Pemerintah Kabupaten dan pihak-pihak terkait lainnya.

Sementara itu, untuk aktivitas produksi, hingga saat ini berjalan dengan normal sesuai aturan yang berlaku. Karyawan merasa puas dan dipermudah terkait hak-hak mereka.

“Terkait gaji, sebagai karyawan, sampai saat ini saya mengetahui bahwa tidak ada sedikit pun perusahaan untuk memotong, semua terbayarkan,” ungkap Jones Kasenda, Pengawas Operasional PT Kawanua Coconut Nusantara Tumpaan.

Dan menanggapi informasi adanya eksploitasi pekerja anak di bawah umur, Jones membantah hal tersebut.

“Tidak ada,” ucapnya.

Bahkan, sebagai karyawan di perusahaan tersebut yang setiap hari berada di pabrik, Jones bersaksi bahwa tidak ada pembuangan limbah yang tidak sesuai aturan.

“Untuk limbah di KCN sudah ada pengangkut khusus yang mengangkut limbah, jadi semua berita-berita yang beredar semuanya tidak betul,” pungkasnya.

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Tasyakuran & HUT SMSI Kota Bekasi Berjalan Sukses
Ketum PWI Lantik Pengurus PWI Sulawesi Utara Periode 2026-2031
Permudah Perizinan, Wali Kota Bekasi Resmikan Layanan BALAI KEREN diseluruh Kecamatan
Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff
Wali Kota Bekasi Hadiri Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Nasional
Serah Terima Piala O2SN SDN Padurenan IV Mustika Jaya, Kepsek Beri Motivasi dan Doa Untuk Sang Juara
SPMB Kota Bekasi 2026, Pemerintah Pastikan Akses Pendidikan untuk Semua
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:41 WIB

Tasyakuran & HUT SMSI Kota Bekasi Berjalan Sukses

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:12 WIB

Ketum PWI Lantik Pengurus PWI Sulawesi Utara Periode 2026-2031

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:43 WIB

Permudah Perizinan, Wali Kota Bekasi Resmikan Layanan BALAI KEREN diseluruh Kecamatan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:08 WIB

Wali Kota Bekasi Gandeng Aliansi Pemuda Cerdas Inovatif Tangani Banjir dengan Konsep Zero Runoff

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:05 WIB

Wali Kota Bekasi Hadiri Peluncuran Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi Nasional

Berita Terbaru

Berita

Tasyakuran & HUT SMSI Kota Bekasi Berjalan Sukses

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:41 WIB