Demi Persatuan, Henriko Siagian Serahkan Kepemimpinan DPP PBB: “Izinkan Saya Pimpin Kembali Kota Bekasi”

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor – 15 Juni 2025 Musyawarah Nasional (Munas) pertama Pemuda Batak Bersatu (PBB) berubah dari arena kompetisi menjadi panggung kepemimpinan moral yang langka. Di hadapan ratusan kader dari seluruh Indonesia dan Luar Negeri, Henriko Siagian—salah satu kandidat kuat Ketua Umum—secara mengejutkan memilih untuk menyerahkan kembali kepemimpinan DPP PBB kepada Lambok Sihombing untuk keutuhan Ormas Pemuda Batak Bersatu. Langkah ini membuat Lambok kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam forum yang digelar di Hotel Green Peace, Bogor, Sabtu (14/6/2025).

 

“Ini bukan tentang saya. Ini tentang kita semua. Saya tidak ingin PBB terpecah hanya karena ambisi pribadi,” ucap Henriko Siagian dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tegas Larang dan Perangi Judi Online demi Masa Depan Bangsa

“Tapi saya belum selesai berjuang. Saya memohon restu kepada seluruh petinggi organisasi, agar saya diizinkan kembali ke rumah saya—untuk memimpin DPC PBB Kota Bekasi di periode berikutnya,” lanjutnya, disambut haru dan tepuk tangan panjang dari para peserta Munas.

 

Ruangan yang sebelumnya dipenuhi aroma kompetisi berubah menjadi ruang refleksi. Beberapa peserta tak mampu menahan air mata saat Henriko Siagian menyampaikan riwayat pengabdian dalam pembentukan DPC kota Bekasi sampai selesai habis masa periodesasi.

 

Langkah Henriko Siagian tak hanya meredam potensi friksi internal, tetapi juga memperlihatkan nilai tertinggi dari seorang kader: kesetiaan pada persatuan, dan keberanian untuk kembali ke akar.

Baca Juga :  Dua Koramil Jajaran Kodim 1302/Minahasa, Secara Bersamaan Datangi Gereja

 

“Henriko turun bukan karena kalah, tapi karena dia tahu bahwa kemenangan sejati bukan ada di podium, tapi di hati para kader,” ujar Dicky Siregar, Wakil Ketua DPC PBB Kota Bekasi.

 

Dengan dinamika yang terjadi, Munas pertama PBB bukan hanya mencatat sejarah baru dalam kepengurusan, tetapi juga membangun narasi kuat tentang kepemimpinan yang dilandasi pengorbanan dan cinta terhadap organisasi.

 

Malam itu di Bogor, PBB tak hanya memilih pemimpin—mereka menyaksikan seorang pemimpin memilih jalan yang lebih sunyi, tapi lebih dalam: kembali pulang, dan membangun dari bawah.(DMS)

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru