Kukuhkan Pengurus Perkumpulan Pemilik Senjata Api Beladiri (PERIKSHA) Yogyakarta, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Pembinaan Bagi Pemilik Senjata Api

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri Indonesia (PERIKSHA) Bambang Soesatyo mengukuhkan Pengurus PERIKSHA Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2025-2029 dibawah kepemimpinan Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat. Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan komitmen untuk membangun komunitas pemilik izin khusus senjata api beladiri yang bertanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi hukum dalam setiap aspek kepemilikan dan penggunaan senjata api.

“Pengukuhan Pengurus PERIKSHA Yogyakarta menandai dimulainya babak baru dalam pembinaan yang terstruktur bagi para pemilik izin khusus senjata api beladiri di Yogyakarta. Bukan hanya soal teknis penggunaan senjata, tetapi juga pembinaan karakter, etika, dan kedewasaan dalam mengelola hak atas bela diri. Sebuah pendekatan yang menyatukan aspek legalitas, edukasi, dan tanggung jawab moral,” ujar Bamsoet saat Pengukuhan Pengurus PERIKSHA Yogyakarta periode 2025-2029 di Yogyakarta, Sabtu (28/6/25).

Baca Juga :  Saling Klaim, Girik vs SHM di Pantai Makmur Terus Bergulir

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan, di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya keamanan pribadi dan lingkungan, kepemilikan senjata api untuk bela diri bukanlah hal yang tabu, tetapi juga bukan hak yang bisa disalahgunakan. Indonesia memiliki regulasi yang sangat ketat dalam hal ini. Jumlah pemilik izin khusus senjata api bela diri di Indonesia diperkirakan mencapai 27 ribu orang. Namun, yang terdaftar di PERIKHSA baru mencapai sekitar 500 orang.

“PERIKSHA tidak hanya berfungsi sebagai forum komunikasi, tetapi juga sebagai mitra strategis negara dalam memastikan senjata api tidak jatuh ke tangan yang salah, serta tidak digunakan untuk kepentingan yang melanggar hukum. Yogyakarta dengan nilai-nilai kultural yang menjunjung tata krama dan ketertiban menjadi fondasi yang kuat dalam membentuk karakter PERIKSHA di Yogyakarta,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Pengangkatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai KASAD TNI

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini mengingatkan, pengukuhan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum. Pengurus PERIKSHA Yogyakarta harus bersinergi dengan aparat penegak hukum, seperti Polda DIY dan Kodam IV/Diponegoro. Membuktikan PERIKSHA bukan organisasi eksklusif yang berjalan sendiri, melainkan bagian dari ekosistem keamanan nasional yang lebih besar. Hal tersebut sekaligus menepis berbagai stigma dan kekhawatiran publik bahwa komunitas pemilik senjata api identik dengan potensi kekerasan atau penyalahgunaan.

“PERIKSHA Yogyakarta juga harus mampu membuktikan bahwa pemilik senjata api beladiri bisa menjadi pelopor ketertiban, pelindung keluarga dan lingkungan, serta warga negara yang peka terhadap isu-isu keamanan. Bahkan dalam jangka panjang, PERIKSHA diharapkan bisa menjadi mitra dalam bela negara yang kuat, modern, dan sesuai dengan semangat kebangsaan,” pungkas Bamsoet. (*)

Berita Terkait

Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Berlangsung 17–23 September
Peringati Haornas 2026, Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Semarakkan Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka Tanggal 15 September
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:26 WIB

Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 5 Berlangsung 17–23 September

Selasa, 15 September 2026 - 19:07 WIB

Peringati Haornas 2026, Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar, Sekda Kota Bekasi Dorong Olahraga Jadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 22:20 WIB

Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Berita Terbaru