Warga Desa Sapa Barat Lakukan Aksi Demo Damai, Tuntut Ketahanan Pangan dan Copot Ketua BPD, Kumtua: Nanti Dibahas Lewat Rapat Umum Desa

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: latar belakang gambar poin-poin tuntutan warga, inserted photo, gedung Kantor Desa Sapa Barat saat dilakukan demo damai oleh warga Desa Sapa Barat

Foto: latar belakang gambar poin-poin tuntutan warga, inserted photo, gedung Kantor Desa Sapa Barat saat dilakukan demo damai oleh warga Desa Sapa Barat

MINSEL, Telusur News,- Warga Desa Sapa Barat Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, melakukan aksi demo damai di Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Sapa Barat, Selasa (15/07/2025).

Demo dilakukan untuk menanggapi terkait beberapa indikasi yang menurut warga perlu untuk dilakukan evaluasi.

Ada beberapa yang menjadi tuntutan warga, diantaranya terkait Ketahanan Pangan.

Selain Ketahanan Pangan, warga menuntut agar Kerua BPD Sapa Barat dicopot dari jabatannya.

“Yang paling utama masalah Ketahanan Pangan, karena di sini Ketahanan Pangan salah sasaran karena digunakan untuk kegiatan fisik. Poin kedua ketua BPD, sudah melanggar kode etik, berzinah, berhubungan badan dengan istri orang, itu sudah sangat fatal sekali,” ungkap Novel Warokka, tokoh masyarakat Desa Sapa Barat, saat melakukan aksi, di Kantor Desa Sapa Barat.

Baca Juga :  Uu Ruznahul Ulum: Insan Pers Diharapkan Mampu Menyajikan Berita Bermanfaat Bagi Masyarakat
Foto: saat dengar pendapat warga dan Pemdes Sapa Barat (atas), demo warga di luar Kantor Desa Sapa Barat

Warga juga menyoroti terkait serah-terima jabatan yang pada saat itu terjadi kekisruhan di masyarakat.

“Tadi Kumtua bilang tidak ada penyerahan serah-terima, ternyata torang dapat informasi dari mantan pejabat Billy Pijoh itu ada 36 juta rupiah cash diserahkan langsung kepada bendahara desa di kantor kecamatan, dengan hewani babi sekian ekor, itu ada bukti chattingan dengan mantan Kumtua Billy Pijoh,” ujar warga Sapa Barat, Jovan di lokasi aksi.

Warga juga menuntut agar ada transparansi di setiap program-program Pemerintah Desa Sapa Barat.

“Setiap program tidak melibatkan unsur dari jaga (lingkungan), rapat jaga tidak pernah, langsung rapat desa, sebenarnya regulasinya torang harus mulai dari musyawarah jaga dulu, mendengarkan dulu, ini tidak pernah,” pungkas Novel.

Baca Juga :  Ketua Umum IMI Bamsoet Berikan Uang Pembinaan Rp 100 juta kepada Pembalap Muda Aldi Satya Mahendra
Foto: isi salah satu tuntutan warga yang tertuang dalam selembar kertas, saat demo warga Desa Sapa Barat Kecamatan Tenga, Minsel

Masyarakat berharap agar semua program yang dikerjakan oleh Pemdes Sapa Barat agar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat, dan dikembalikan kepada masyarakat.

Warga meminta agar Pemerintah Kecamatan Tenga dan Pemerintah Kabupaten Minsel agar turun tangan dan menangani langsung.

Kumtua Desa Sapa Barat Dany Mamangkey ketika dikonfirmasi wartawan seusai aksi demo damai warga, mengatakan bahwa ia secara bijaksana menerima baik apa yang disampaikan oleh masyarakat.

Dan dengan arif Mamangkey akan mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dalam Rapat Umum Desa untuk membahas mengenai aspirasi masyarakat tersebut.

“Nanti lewat kesepakatan akan diundang lewat Rapat Umum Desa, kita akan bahas mau apakan hasil Ketahanan Pangan 2024,” ucap Mamangkey.

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perda Inovasi Daerah pada Pembukaan Masa Sidang 2026
‎Sambut Libur Lebaran, Transera Waterpark Bekasi Lakukan Renovasi dan Hadirkan Ornamen Afrika
Wakil Wali Kota Bekasi Dorong Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Napza melalui Forza Indonesia
‎Sambut Ramadhan 1447 H, PWI Bekasi Raya Hidupkan Tradisi Papajar: Menjemput Cahaya dalam Kebersamaan
RW 013 Perumahan Bintang Metropol Gelar Kegiatan Peduli Lingkungan Sejak Dini
Perayaan 12 Tahun Transera Waterpark Hadirkan Acara Spektakuler
Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera
Sekda Kota Bekasi Sepakati Draft Perubahan Permendagri Nomor 36 Tahun 2015 tentang Batas Daerah Bekasi–Jakarta Timur

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:17 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perda Inovasi Daerah pada Pembukaan Masa Sidang 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:54 WIB

‎Sambut Libur Lebaran, Transera Waterpark Bekasi Lakukan Renovasi dan Hadirkan Ornamen Afrika

Senin, 16 Februari 2026 - 11:28 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Dorong Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Napza melalui Forza Indonesia

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:14 WIB

‎Sambut Ramadhan 1447 H, PWI Bekasi Raya Hidupkan Tradisi Papajar: Menjemput Cahaya dalam Kebersamaan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:54 WIB

RW 013 Perumahan Bintang Metropol Gelar Kegiatan Peduli Lingkungan Sejak Dini

Berita Terbaru