Dinas Perkimtan Kota Bekasi Bangun 130 Titik Septic Tank Dukung Program ODF 2025

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, S.T., M.T.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, S.T., M.T.

Upaya Nyata Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

KOTA BEKASI – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) terus mendorong program sanitasi berbasis masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembangunan 130 titik septic tank untuk masyarakat di tahun 2025 ini.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam mendukung gerakan ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, yang menjadi agenda nasional dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Perkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, S.T., M.T, mengatakan bahwa pembangunan ratusan septic tank tersebut bertujuan untuk memberikan akses sanitasi layak kepada masyarakat yang selama ini belum memiliki sarana pembuangan limbah domestik yang memenuhi standar kesehatan.

Baca Juga :  Terkait Kecelakaan di Merauke, Kadispenad: Kecelakaan Tunggal dan Diluar Rombongan Kasad

“Tahun 2025 ini kita membangun 130 titik septic tank yang kita berikan ke masyarakat,” ujar Widayat Subroto saat ditemui di kantornya, Kamis (24/7/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak lagi buang air besar sembarangan.

“Diharapkan dengan kesadaran agar tidak buang air besar sembarangan, karena pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga :  Cerita Para Pemred Makan Durian Bersama Presiden Jokowi

Program ini menjadi salah satu inisiatif penting dalam rangka mendukung target nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat, terutama di wilayah padat penduduk yang selama ini belum terlayani secara optimal dalam hal sanitasi.

Widayat juga menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program ini, mulai dari tahap pembangunan hingga pemeliharaan sarana sanitasi tersebut.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan kota yang lebih sehat, bersih, dan layak huni bagi seluruh warganya. (Red)

Berita Terkait

‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran
Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers
Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 09:43 WIB

‎Dinsos Kota Bekasi Sosialisasi DTSEN Pendataan Demi Bantuan yang Tepat Sasaran

Senin, 11 Mei 2026 - 07:17 WIB

Ketum Peradi Profesional Lantik Pengurus DPN dan Beri Mandat Strukturisasi Daerah 

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:54 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diadakan Dewan Pers

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:21 WIB

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Berita Terbaru