Upaya Nyata Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas Buang Air Besar Sembarangan
KOTA BEKASI – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) terus mendorong program sanitasi berbasis masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembangunan 130 titik septic tank untuk masyarakat di tahun 2025 ini.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam mendukung gerakan ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, yang menjadi agenda nasional dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Perkimtan Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, S.T., M.T, mengatakan bahwa pembangunan ratusan septic tank tersebut bertujuan untuk memberikan akses sanitasi layak kepada masyarakat yang selama ini belum memiliki sarana pembuangan limbah domestik yang memenuhi standar kesehatan.
“Tahun 2025 ini kita membangun 130 titik septic tank yang kita berikan ke masyarakat,” ujar Widayat Subroto saat ditemui di kantornya, Kamis (24/7/2025).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak lagi buang air besar sembarangan.
“Diharapkan dengan kesadaran agar tidak buang air besar sembarangan, karena pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” tuturnya.
Program ini menjadi salah satu inisiatif penting dalam rangka mendukung target nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat, terutama di wilayah padat penduduk yang selama ini belum terlayani secara optimal dalam hal sanitasi.
Widayat juga menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan program ini, mulai dari tahap pembangunan hingga pemeliharaan sarana sanitasi tersebut.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan kota yang lebih sehat, bersih, dan layak huni bagi seluruh warganya. (Red)
















