SMKN 4 Depok Apresiasi dan Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK – Kepala SMKN 4 Depok, Yudhiansyah, S.Pd, M.Pd, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lingkungan sekolah.

Menurutnya, program yang digagas pemerintah ini merupakan terobosan strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang seimbang bagi peserta didik.

“Program ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga memberikan harapan. Selain meringankan beban orang tua, program ini memastikan anak-anak kami memperoleh asupan gizi yang memadai sehingga mereka lebih sehat, bersemangat dan siap mengikuti pembelajaran dengan optimal,” tegas Yudhiansyah. Kamis, 25 September 2025.

Program Bergizi untuk Generasi Emas Indonesia 2045

Pihak sekolah menilai, kesehatan peserta didik tidak dapat dipisahkan dari kualitas proses belajar mengajar. Anak-anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup terbukti memiliki konsentrasi yang lebih baik, daya tahan tubuh yang lebih kuat, serta semangat belajar yang lebih tinggi.

Hal ini sejalan dengan visi besar Generasi Emas Indonesia 2045, yaitu generasi yang sehat, cerdas, unggul, serta memiliki daya saing global. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga matang dalam aspek kesehatan jasmani dan mental.

“Kami percaya, investasi pada gizi anak sekolah adalah investasi pada masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi produktif yang siap menghadapi tantangan zaman,” tambah Yudhiansyah.

Baca Juga :  Pengangkatan Perangkat Desa di Kecamatan Kombi Minahasa Diduga Menyalahi Aturan

Komitmen SMKN 4 Depok
Sebagai institusi pendidikan, SMKN 4 Depok memandang program ini sebagai
wujud nyata sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan dalam menjawab
tantangan ketahanan pangan, kesehatan remaja, serta peningkatan kualitas
pendidikan nasional.

“Kami berharap program ini dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak
sekolah, tidak hanya di Depok, tetapi juga di seluruh Indonesia. Keberlanjutan
program ini akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan generasi emas
yang kita cita-citakan bersama,” ungkap Yudhiansyah.

Profil SMKN 4 Depok

SMKN 4 Depok merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang terus berkembang, dengan jumlah peserta didik, tenaga pendidik dan sarana yang cukup lengkap. Kehadiran program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak
signifikan dalam mendukung aktivitas belajar mengajar di sekolah yang memiliki ekosistem pendidikan cukup besar ini.

Data terkini menunjukkan:
– 572 Peserta Didik
– 1 Kepala Sekolah
– 4 Wakil Kepala Sekolah
– 29 Guru
– 4 Tenaga Administrasi Sekolah
– 2 Tenaga Keamanan
– 2 Caraka
– 20 Sarana Pendukung Pembelajaran

Dengan komposisi tersebut, SMKN 4 Depok tidak hanya menjadi wadah pembelajaran akademis dan kejuruan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda. Lingkungan sekolah yang sehat, ditunjang program bergizi gratis, menjadikan peserta didik lebih siap dalam menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.

Baca Juga :  Danrem Wijayakusuma Pimpin Sertijab dan Penyerahan Jabatan Pejabat Korem 071/Wijayakusuma

Dampak Nyata di Lapangan

Sejak pelaksanaan program ini, pihak sekolah mencatat adanya peningkatan semangat belajar siswa, kondisi kesehatan yang lebih stabil, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah.

Para orang tua pun menyambut baik karena beban pengeluaran rumah tangga dapat berkurang, sekaligus memberikan jaminan bahwa anak-anak mereka mendapatkan makanan sehat setiap hari. Guru dan tenaga kependidikan juga merasakan manfaat tidak langsung. Lingkungan sekolah menjadi lebih positif, kondusif dan produktif karena peserta didik tampil lebih bugar serta antusias dalam mengikuti setiap kegiatan pembelajaran.

Harapan ke Depan

SMKN 4 Depok menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan program ini. Dengan adanya sinergi lintas sektor mulai dari pemerintah pusat, daerah, sekolah, hingga masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis diyakini akan menjadi salah satu program berkelanjutan yang memberi dampak jangka panjang bagi pembangunan bangsa.

“Kami yakin, keberhasilan program ini akan menjadi pijakan penting bagi Indonesia dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing global,” tutup Yudhiansyah. (Red).

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru