Dialog Kebangsaan STT IKAT: Arya Wedakarna Tekankan Nalar Sehat, Jaga Jejak Digital, dan Semangat Pancasila

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sekolah Tinggi Teologi (STT) IKAT Jakarta sukses menyelenggarakan Dialog Kebangsaan bertajuk “Merawat Nalar Sehat Bangsa Demi Peradaban Damai” pada Kamis, 25 September 2025. Acara yang digelar secara hybrid di Aula Kampus Biru STT IKAT ini menghadirkan Senator DPD RI dan tokoh muda Hindu, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, S.E., M.TnL., M.Si., sebagai narasumber utama.

Dialog ini menjadi momentum penting bagi kolaborasi lintas iman. Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan mengapresiasi perjumpaan dengan Arya Wedakarna, menekankan bahwa kolaborasi lintas iman sangat penting untuk merawat keberagaman bangsa. Hal senada disampaikan Dr. Jimmy MR Lumintang, MA, MBA, MTh, yang menyebut kehadiran tokoh nasional dari kalangan Hindu ini sebagai momentum baik untuk membangun nalar sehat bangsa.

Keberimanan Sejati dan Tantangan Generasi Muda
Dalam paparannya, Arya Wedakarna menyampaikan bahwa misi agama, baik Kristen maupun Hindu, adalah sama, yaitu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi sesama melalui ajaran kasih. Ia menegaskan bahwa keberimanan sejati tidak diukur dari angka, status, atau retorika.

Baca Juga :  DPRD Usulkan 3 Calon Pj Wali Kota Bekasi

“Keberimanan… dinilai dari kualitas hidup, perilaku, kerendahan hati, serta kebermanfaatan nyata bagi orang lain,” tegas Arya.

Arya Wedakarna menyoroti tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda saat ini adalah kesehatan mental. Menurutnya, merawat nalar sehat adalah bagian dari menjaga mental health. Ia mengingatkan anak muda untuk berhati-hati dalam bermedia sosial karena rentan rapuh hanya karena status di media sosial.

“Jejak digital kini menjadi sangat penting, bahkan berpengaruh pada proses administrasi internasional seperti pengajuan visa,” pesannya.

Ia juga mengajak anak muda Kristen untuk bangkit menjadi bagian dari gerakan global dengan bersandar kepada Tuhan, namun juga berpikir logis, menguasai teknologi, ekonomi, budaya, dan berjiwa Pancasilais.

Apresiasi Kekuatan Umat Kristen dan Fondasi Pancasila
Menyinggung pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump mengenai persekusi terhadap umat Kristen di forum PBB, Arya menyatakan kekagumannya terhadap umat Kristen di Indonesia.

Baca Juga :  Komandan Lanal Bandung Terima Penyerahan Penetapan Aset Tanah Hibah dari Ahli Waris Raden Moelya Wiranata Kusumah

“Saya kagum dengan Nasrani, mereka kuat, bukan pendendam. Saya yakin Kristen akan menjadi besar di Indonesia ini,” ujarnya, seraya menyebut saat ini ada sekitar 25 juta umat Kristen di Indonesia.

Arya Wedakarna menekankan bahwa Pancasila adalah fondasi bersama yang paling sesuai bagi semua agama di Indonesia. Menurutnya, istilah panca dan sila berasal dari Weda, yang memudahkan semua agama untuk menerima dan menafsirkannya sebagai titik temu nilai-nilai kebaikan, perdamaian, dan persatuan.

Dialog yang dimoderatori oleh Dr. Ashiong P. Munthe, M.Pd, dosen STT IKAT, ini ditutup dengan rangkuman penting. Ashiong menegaskan bahwa ilmu perbandingan agama perlu dikembangkan untuk saling memperkaya misi kasih antaragama, bukan bersaing. Ia juga mengingatkan kembali pesan Arya tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, berhikmat dalam bermedsos, dan berpijak pada Pancasila demi merawat persatuan dan perdamaian bangsa.

Penulis : A.R Waworuntu

Berita Terkait

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada
‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya
Wali Kota Tri Adhianto Tunggu Transisi Kadis Kominfo Tuntas, HPN Bekasi Raya 2026 Diundur
PWI Bekasi Raya Tegaskan Kebebasan Pers Pilar Demokrasi, Momentum Hari Pers Sedunia 3 Mei

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:21 WIB

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:43 WIB

‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:22 WIB

Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Berita Terbaru