Warga Pemulung Sumur Batu Antusias Ikuti Edukasi dan Skrining Kesehatan dari Dinkes Kota Bekasi: Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Jadi Kunci!

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi bekerja sama dengan Puskesmas Sumur Batu menggelar kegiatan sosialisasi, edukasi, dan penyuluhan kesehatan yang menyasar kelompok rentan, yaitu para pemulung di wilayah Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang. Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Sumur Batu ini berfokus pada upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Kamis (16/10/2025) pagi.

Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti dengan kehadiran sekitar 100 orang pemulung yang bersemangat untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Acara ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan seluruh lapisan masyarakat.



Kepala Puskesmas Sumur Batu, Mamah Hermawati, S.Tr.Keb, mengungkapkan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan dan mendapat sambutan positif dari warga. Ia menjelaskan rangkaian kegiatan yang tidak hanya berisi penyuluhan, tetapi juga layanan pemeriksaan kesehatan komprehensif.

“Kami memanfaatkan waktu yang ada, dimana acara ini dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi terkait sosialisasi, edukasi, dan penyuluhan. Kami (Puskesmas Sumurbatu), melakukan layanan screening penyakit tidak menular,” ujar Mamah Hermawati.

Layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan mencakup screening TBC (TB), penyakit Diabetes Mellitus (DM) atau gula darah/kencing manis, serta screening penyakit jiwa. Selain itu, dilakukan juga pengukuran dasar seperti berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Uniknya, pemeriksaan ini dilaksanakan sebelum sesi sosialisasi dimulai.

“Pemeriksaan dilaksanakan sebelum giat sosialisasi dilaksanakan. Jadi, sebelum adanya sosialisasi kita melakukan screening terlebih dahulu,” tambahnya.

Narasumber dalam kegiatan ini turut melibatkan pakar dari Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dan Tim Kerja Bagian Kesehatan Jiwa, memberikan materi yang komprehensif dan relevan.

Mamah Hermawati juga menyampaikan bahwa antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan dalam pemeriksaan dan sesi tanya jawab. “Dari warga sangat antusias, program ini memang dari tahun ke tahun sudah kami laksanakan. Mereka, sangat antusias untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Ada sesi tanya jawabnya,” jelasnya.

Menutup wawancara, Mamah Hermawati menyampaikan harapannya agar kesadaran kesehatan masyarakat terus meningkat.

“Harapan kami dari Puskesmas bahwa warga masyarakat khususnya di Kelurahan Sumurbatu, lebih memahami lagi cara pencegahan penyakit dan men screening secara mandiri terkait penyakit tidak menular,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah. “Saya menghimbau, agar warga masyarakat lebih memanfaatkan lagi fasilitas kesehatan yang ada, untuk mengecek berkaitan kesehatannya,” pungkas Mamah Hermawati.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran deteksi dini dan perilaku hidup sehat di kalangan warga Sumur Batu, khususnya para pemulung, demi mewujudkan Kota Bekasi yang sehat dan produktif. (ADV)

Baca Juga :  Presiden Jokowi Naik LRT Jabodebek Bersama Para Penggiat Seni Tanah Air

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Senin, 7 September 2026 - 17:51 WIB

Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Minggu, 6 September 2026 - 17:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terbaru

PWI

Ketum PWI Pusat Lantik PWI Surakarta

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:39 WIB