KOTA BEKASI – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan di tengah musim penghujan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Imbauan ini diberikan untuk mencegah peningkatan kasus penyakit yang rentan terjadi selama perubahan musim dan cuaca ekstrem.
Kadinkes Satia Sriwijayanti Anggraini menjelaskan bahwa perubahan suhu dari panas ke dingin akan berdampak langsung pada kondisi fisik warga.
“Ini perubahan musim akan menyebabkan panas menjadi dingin, daya tahan tubuh kita pasti akan menurun. Oleh karena itu, daya tahan tubuh harus diberikan vitamin, kurangi keluar malam karena angin malam berbahaya,” ujar Satia Sriwijayanti, seperti dikutip dari kanal YouTube PWI Bekasi Raya Official.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti risiko penyakit yang muncul akibat genangan air dan banjir. Masyarakat diimbau untuk segera membersihkan lingkungan sekitar guna memutus mata rantai penularan penyakit.
“Selain itu, kalau sudah banjir tentunya banyak sekali daerah-daerah yang kotor, mungkin ada tikus-tikus yang bisa mengakibatkan penyakit leptospirosis,” tambahnya.
Untuk itu, Kadinkes menekankan pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat sebagai langkah pencegahan utama, terutama karena curah hujan diprediksi akan terus tinggi.
“Mulai sekarang ayo kita bersih-bersih biar lingkungan juga menjadi bersih dan yaitu tetap menjaga kesehatan karena kondisi kita yang turun akan menyebabkan daya tahan menjadi lemah. Oleh karena itu, harus makan teratur, minum vitamin, perilaku hidup sehat. Apalagi pemerintah menyatakan sampai dengan Desember nanti curah hujan akan selalu tinggi, nah itu harus kita waspada mulai sekarang bersih-bersih,” pungkasnya. (M-3L/Red)
















