Puskesmas Duren Jaya Monitoring Layanan Siklus Hidup di RW 18, drg Ria Joesriati: Boungeville 1, Posyandu Terbaik Duren Jaya

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telusur News, Kota Bekasi — Puskesmas Duren Jaya kembali melakukan monitoring layanan primer (LP) di Posyandu Bougenville 1 RW 18 Kelurahan Duren Jaya, Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat, terutama pada Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) atau Posyandu Siklus Hidup yang menjadi prioritas transformasi layanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Duren Jaya, drg. Ria Joesriati, hadir langsung meninjau pelayanan yang berlangsung sejak pagi. Ia menjelaskan bahwa Posyandu Bougenville 1 termasuk posyandu yang paling konsisten dan aktif, sehingga kerap dijadikan lokus kunjungan pembinaan, pelatihan, hingga studi oleh berbagai pihak.

“Posyandu Bougenville 1 ini memang salah satu posyandu yang berjalan sangat baik. Mereka sudah menjadi contoh penerapan Posyandu Layanan Primer atau Posyandu Siklus Hidup, dari ibu hamil, bayi-balita, usia produktif, remaja sampai lansia. Semua terintegrasi dan pelayanannya lengkap,” ujar drg. Ria Joesriati.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Puskesmas bukan hanya untuk memonitor, tetapi memastikan kualitas layanan benar-benar menyentuh semua sasaran kesehatan masyarakat. Pada kegiatan hari ini, tercatat 44 balita, 1 ibu hamil, 72 remaja, 192 wanita usia subur, serta 96 lansia yang menjadi sasaran pelayanan untuk lima RT di wilayah tersebut.

“Kami tidak sekadar melihat angka kunjungan, tapi memastikan bahwa setiap kelompok usia mendapatkan layanan yang sesuai. Ini adalah siklus hidup: semua diperiksa, semua dilayani, dari gula darah, tensi, hingga penyuluhan bagi ibu hamil,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenkumham Aceh Tabur Bunga di TMP Banda Aceh, Lestarikan Nilai-nilai Kepahlawanan 

Menurut drg. Ria Joesriati, kekuatan utama Posyandu ini terletak pada soliditas kader dan dukungan warga, termasuk Ketua Posyandu, Nova Erlinda, yang disebutnya sebagai penggerak aktif di lapangan.

“Ketua Posyandunya sangat suportif, kadernya kompak, warga pun menerima kehadiran layanan kesehatan ini dengan sangat baik. Kolaborasi seperti ini yang membuat Puskesmas dan masyarakat bisa sama-sama bergerak memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, drg. Ria Joesriati juga menekankan bahwa Posyandu tidak hanya menjadi titik timbang atau imunisasi, tetapi ruang edukasi sosial yang membangun kebiasaan sehat bagi semua lapisan usia.

“Kami ingin memastikan bahwa Posyandu dilihat sebagai ruang keluarga. Tempat yang menyenangkan, bukan mengintimidasi. Karena itu kami selalu mendukung kader agar membawa suasana positif, humanis, dan ramah bagi warga,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Posyandu Bougenville 1 menjadi rujukan karena konsistensinya melaporkan kegiatan setiap bulan, menjalankan SOP layanan LP, serta memiliki minimal dua nakes dari Puskesmas yang mendampingi setiap aktivitas.

Senada, Ketua Posyandu Bougenville 1, Nova Erlinda, menyampaikan bahwa keberhasilan pelayanan di wilayahnya bukan hanya karena rutinitas kegiatan, tetapi karena ikatan sosial antara kader dan warga yang sudah terbangun bertahun-tahun.

“Kami di sini berangkat dari niat yang sama: membantu warga. Jadi setiap kegiatan, walaupun capek, tetap terasa ringan kalau melihat antusiasme orang tua membawa anaknya, atau para lansia yang datang hanya untuk memastikan kesehatannya terpantau,” ujar Nova.

Baca Juga :  Menanam Asa, Menumbuhkan Karya: Karang Taruna Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan Kapasitas Pengurus Tahun 2025

Ia juga menekankan bahwa kesinambungan pembinaan dari Puskesmas membuat para kader semakin percaya diri menjalankan layanan LP sesuai standar. “Pendampingan dari Puskesmas itu penting sekali. Kami merasa dihargai dan didukung, bukan dibiarkan bekerja sendiri. Setiap ada pembaruan SOP atau pelatihan, kami langsung menyesuaikan agar layanan tetap rapi,” tambahnya.

Nova berharap model kolaborasi seperti ini bisa berkembang di seluruh RW, sehingga warga benar-benar merasakan manfaat posyandu sebagai garda terdepan kesehatan.

“Bagi kami, posyandu itu bukan sekadar meja layanan. Ini tempat warga berkumpul, saling menguatkan, belajar hidup sehat, dan merasa diperhatikan. Selama kami kompak, kami percaya bisa terus memberikan yang terbaik,” tutupnya.

Tak direncanakan, Lurah Duren Jaya yang baru, Yahya RL juga sedang mengadakan kunjungan monitoring sebagai bentuk sinergi antarwilayah dan mengunjungi giat Posyandu tersebut. Meski masih berada dalam masa transisi jabatan, ia menyampaikan komitmennya mendukung fasilitas dan kebutuhan Posyandu sebagai bagian dari program pelayanan publik di tingkat kelurahan.

Dengan rangkaian monitoring tersebut, Puskesmas Duren Jaya menegaskan komitmen untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui posyandu sebagai garda terdepan layanan primer.

(DM)

Berita Terkait

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan
PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang
Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat
Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada
‎Realisasi Investasi Kota Bekasi Triwulan I 2026 Tembus Rp5,3 Triliun, Sektor Industri Diantaranya
Wali Kota Tri Adhianto Tunggu Transisi Kadis Kominfo Tuntas, HPN Bekasi Raya 2026 Diundur
PWI Bekasi Raya Tegaskan Kebebasan Pers Pilar Demokrasi, Momentum Hari Pers Sedunia 3 Mei

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:21 WIB

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:06 WIB

PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:43 WIB

‎Optimalkan PAD 2026, Bapenda Kota Bekasi Perkuat Pengawasan Transaksi dan Validasi Piutang

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:29 WIB

Pengajuan Paspor Wajib Dokumen Asli, Imigrasi Bekasi Tekankan Kepatuhan Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:22 WIB

Imigrasi Bekasi Deportasi Bertahap 78 WNA Hasil Operasi Wirawaspada

Berita Terbaru