Kajari Kota Bekasi Tinjau Distribusi dan Pemanfaatan IFP di Sekolah dan Mengajak Dunia Pendidikan Peduli Isu Lingkungan Hidup

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI — Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H. Alexander Zulkarnain, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke SD Negeri Pejuang VII, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, dalam rangka meninjau secara langsung proses distribusi dan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) yang merupakan bagian dari Program strategis Presiden RI di sektor pendidikan dan sejalan dengan surat Kejaksaan Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Intelijen, Direktur IV Nomor : B-1972/D/Dpp.3/08/2025 tanggal 26 September 2025 jo. Nomor : B-1973/D/Dpp.3/08/2025 tanggal 26 September 2025.

Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa sarana pembelajaran berbasis teknologi tersebut terdistribusi dengan baik, dimanfaatkan secara optimal, serta benar-benar mendukung peningkatan kualitas proses belajar-mengajar di sekolah dasar. Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyaksikan langsung interaksi siswa dan guru dalam menggunakan IFP sebagai media pembelajaran yang interaktif, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan pendidikan masa kini.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Bekasi Tandatangani MoU antara Bank Syariah Patriot Dengan Baznas Kota Bekasi, dan MoU Bank Syariah Patriot dengan Bank DKI Syariah

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi juga memberikan pesan edukatif kepada para siswa agar sejak dini menumbuhkan kepedulian dan kecintaan terhadap lingkungan hidup. Dunia pendidikan, menurutnya, memiliki peran strategis dalam mengenalkan konsep ekosistem, keberlanjutan, dan kelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.

Lebih lanjut, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum. menekankan pentingnya kesadaran dan sikap kritis masyarakat terhadap isu lingkungan hidup, khususnya di Kota Bekasi. Ia mengingatkan bahwa hingga saat ini masih terdapat oknum industri nakal yang tidak menerapkan tata kelola usaha yang bertanggung jawab dan tidak sejalan dengan prinsip green economy policy. Praktik semacam ini, apabila dibiarkan, berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat serta tumbuh kembang anak-anak Indonesia, yang kelak akan menjadi pengelola dan penjaga kekayaan negara.

Baca Juga :  Plh Wali Kota Harris Bobihoe Apresiasi Dan Terima Kasih Atas Hadirnya Program TMMD Ditengah Masyarakat

“Kualitas lingkungan hidup hari ini akan sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak-anak yang kita didik saat ini adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab besar bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, dalam memastikan bahwa program-program strategis pemerintah pusat di bidang pendidikan dapat berjalan efektif, transparan, dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik.

Selain itu pada kesempatan tersebut tampak hadir Camat Medansatria Budi Rahman, S.H., M.Si, serta Lurah Pejuang Suhendra, S.Sos.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor antara Kejaksaan dan Dinas Pendidikan dalam mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia, tidak hanya dalam aspek peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi, tetapi juga dalam membangun kesadaran hukum dan lingkungan hidup sejak usia dini. (*)

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru