Presiden RI Jokowi Hasil Kunjung Brunei Darussalam, Dapat Investasi IKN dari Investor Brunei

- Jurnalis

Minggu, 14 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRUNEI – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Brunei Darussalam menghasilkan investasi untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Konsorsium Investor Brunei senilai USD300-450 juta atau sekitar Rp4-7 triliun.

Komitmen investasi itu disampaikan Pangeran Anak Putri Hajjah Amal Rakiah, adik Sultan Hassanal Bolkiah, saat memimpin delegasi investor menemui Presiden Jokowi di Assaara Guest House di Bandar Seri Begawan pada Sabtu (13/1/2024).

Keterangan resmi KBRI Bandar Seri Begawan yang diterima di Jakarta, Minggu (14/1/2024) menjelaskan, Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Achmad Ubaedillah, mengatakan bahwa komitmen investasi tertulis di IKN diserahkan Putri Amal Rakiah kepada Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dengan disaksikan langsung Presiden Jokowi.

Terkait komitmen investasi di IKN, Perusahaan Ryada Holding Investment Group selaku Konsorsium Investasi Brunei telah menandatangani letter of intent (LoI) untuk dua proyek perumahan senilai Rp4-7 triliun.

Baca Juga :  Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi di RSNU Banyuwangi

Pada pertemuan dengan Putri Amal Rakiah, Presiden Jokowi mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas komitmen Konsorsium Investasi Brunei untuk menanamkan modal di IKN serta mempersilakan para investor untuk melihat langsung progres pembangunan ibu kota yang baru itu.

Pada pertemuan itu, Pangeran Anak Putri Hajjah Amal Rakiah didampingi Direktur Eksekutif Redcon Construction dan Ryada Holding Investment Group, Mohamed Al Hadidy; Konsultan Eksekutif Al Sulaimini Muteeb Al Mansoor serta personal assistant dan mitra bisnis lainnya.

Sementara, Presiden Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi; Menteri BUMN, Erick Thohir; Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, Anggota Wantimpres, Gandi Sulistiyanto Suherman; dan Dubes Ubaedillah.

Baca Juga :  Waspadai Pelanggaran Pemilu, TNI Gelar Pelatihan Penyidik TNI

Adapun, kedatangan Presiden Jokowi di Bandar Seri Begawan disambut Menteri Pertahanan II, Mayjen Pehin Halbi bin Mohd. Yussof; Kepala Kepolisian Diraja Brunei, Mohammad Irwan bin Hambali; Kepala Angkatan Bersenjata Diraja Brunei, Mayjen Muhammad Haszaimi bin Bol Hassan; Dubes Ubaedillah; serta Atase Pertahanan, Kolonel Arm. Doddy Suhadiman.

Sebelum menghadiri undangan resepsi pernikahan putera Sultan Hassanal Bolkiah, Pangeran Abdul Mateen, pada 14 Januari di Bandar Seri Begawan, Presiden Jokowi melakukan lawatan kenegaraan ke Filipina dan Vietnam pada 9 Januari. (*)

Berita Terkait

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru