Ingin Wujudkan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat, FPKA Susun Panitia Pemekaran Kota Amurang

- Jurnalis

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FPKA gelar pertemuan untuk mantapkan pembentukan Panitia Pemekaran Kota Amurang

FPKA gelar pertemuan untuk mantapkan pembentukan Panitia Pemekaran Kota Amurang

 

MINSEL, TelusurNews- Forum Pembentukan Kota Amurang yang disingkat FPKA menggelar pertemuan untuk memantapkan Penyusunan Pembentukan Panitia pemekaran Kota Amurang.

Pertemuan digelar di Kafe KPK, yang berlokasi di Jalan Boulevard Kelurahan Pondang Amurang, Rabu (13/03/2024).

Kepada media, Ketua FPKA Edwin Lonteng, M.Pd mengatakan tujuan pertemuan untuk mempercepat terbentuknya Panitia Pemekaran Kota Amurang, agar segera terwujudnya percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan terbentuknya Kota Amurang untuk percepatan pemerataan pembangunan, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat, yang paling inti adalah pendekatan pelayanan,” ujar Lonteng, di selah pertemuan.

Selain itu, salah satu alasan Pemekaran Kota Amurang menurut Lonteng, karena Kota Amurang mempunyai beragam potensi yang luar biasa, baik di darat maupun di laut.

Baca Juga :  H. Bambang Supriyadi: Perda Pesantren, Lansia Dan UMKM Diharapkan Menjadi Perda Unggulan Kota Bekasi

“Jadi Kota Amurang punya potensi perdagangan baik di daratan maupun lautan, contohnya pelabuhan pertama di Sulawesi Utara ada di Amurang, yaitu Pelabuhan Mobongo yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, sebelum dibangunnya Pelabuhan Bitung,” ungkapnya.

Untuk itu menurutnya, semua itu akan digali kembali, dengan didukung sumber daya alam dan sumber daya manusia, seperti contoh Amurang memiliki beberapa anggota DPR RI dan DPD RI asli Kota Amurang.

FPKA mantapkan pembentukan panitia Pemekaran Kota Amurang

Belum lagi menurutnya, Amurang juga memiliki beberapa pakar tingkat nasional maupun internasional, seperti contoh Markus Wauran, dan Karel Pattyranie pakar nuklir di Swedia.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri Pelantikan IPHI Kota Bekasi

Di samping itu dikatakannya, kalau di bagian Utara sudah terbentuk Kota Bitung, dan di bagian Tengah ada Kota Manado, begitu juga di bagian Selatan sepatutnya dimekarkan Kota, yaitu Kota Amurang.

Pertemuan Pemantapan Penyusunan Panitia Pemekaran Kota Amurang dihadiri oleh Ketua FPKA Edwin Lonteng, Sekretaris FPKA Tonny Rengkung, Ketua Pengarah Jantje Josephus, Sekretaris Andries Pattyranie, dan anggota Toar Lengkong.

Sebagian dari antara panitia ini sebelumnya merupakan ex pejuang pembentukan Minahasa Selatan sebelumnya. (red)

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Berita Terbaru

DKI Jakarta

Penyandang Disabilitas Butuh Negara, Bukan Sekadar Sepeda!

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:48 WIB