MINAHASA UTARA — Kerusakan jalan di wilayah Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, menjadi sorotan tajam dari Ketua DPW Sulut Lembaga Independen – Tipikor (Li-Tipikor), Yosep Lengkong.
Kondisi jalan yang rusak bahkan dinilai cukup parah tersebut telah lama dikeluhkan warga, namun hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait.
“Kami sangat prihatin, melihat kondisi ruas jalan di Desa Kolongan Tetempangan. Berdasarkan keterangan warga setempat, kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama, tapi belum ada tindakan nyata dari pemerintah untuk memperbaikinya,” ungkap Yosep Lengkong kepada Wartawan Minggu (13/7/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi langsung di lapangan dan menemukan sejumlah titik jalan rusak lainnya di wilayah Kecamatan Kalawat, termasuk akses dari Watutumou menuju Jalan Soekarno.
“Tidak hanya di Kolongan Tetempangan. Akses jalan dari Watutumou ke arah Jalan Soekarno juga terdapat beberapa titik lubang yang cukup membahayakan. Pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, karena kondisi ini berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” jelas Yosep.
Masyarakat setempat mengaku kecewa terhadap perhatian pemerintah daerah. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Kami tiap hari lewat sini. Kalau hujan, jalan makin parah dan licin. Sudah sering ada motor tergelincir.”
Yosep Lengkong mendesak Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, agar segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan publik.
“Ini bukan sekadar soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan tunggu jatuh korban baru bertindak,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara belum memberikan keterangan resmi terkait kerusakan dan rencana penanganan ruas jalan di wilayah tersebut.

















