Pangdam XVIII/Kasuari : Garda Terdepan Kita Sekarang Adalah Tenaga Kesehatan

- Jurnalis

Minggu, 1 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han). mengatakan saat ini garda terdepan adalah para tenaga kesehatan (Nakes), karena tugas mereka melayani pasien yang terkena Covid-19 di rumah sakit selain itu juga melayani masyarakat untuk divaksin.

Hal tersebut diungkapkan Pangdam saat meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Kodam XVIII/Kasuari kepada masyarakat, di Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (1/8/2021).

“Jadi Garda terdepan kita adalah mereka-mereka (Nakes) ini, karena mereka berjibaku dan sekarang yang bergerak cepat,” ungkapnya.

Pangdam berterima kasih kepada warga yang hadir melaksanakan vaksinasi karena menurutnya ini merupakan program Pemerintah dalam rangka untuk menekan pandemi Covid-19. Selain itu vaksin merupakan senjata yang paling utama dalam memerangi virus tersebut.

Baca Juga :  FORSILADI DKI Jakarta Lantik Pengurus dan Gagas UU Restorative Justice

“Saya berterima kasih karena tadinya Papua Barat ada dua status yang mendapatkan PPKM Darurat dan level 4 karena banyaknya yang meninggal dan Rumah Sakit penuh. Saat ini sudah turun menjadi level 3. Sekarang ini semua stakeholder bekerja keras untuk menangani pandemi Covid-19 ini,” ujar mantan Danjen Kopassus itu.

Lebih lanjut ia mengatakan persentase vaksinasi di Papua Barat saat ini masih sedikit yakni baru 28 persen dari jumlah yang ingin dicapai yaitu 70 persen.

Baca Juga :  Setelah Sebelumnya Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Sinode GMIM, Polda Sulut Kini Resmi Tahan 2 Orang

“Kenapa kita harus vaksin agar tubuh ini kebal terhadap virus, untuk itu sekali lagi Bapak Ibu sekalian ayo ajak saudara-saudara kita yang belum melaksanakan vaksin agar segera vaksin,” seru Cantiasa.

“Saya relawan pertama yang vaksin di Papua Barat ini, puji Tuhan sampai sekarang saya masih sehat, untuk itu jangan takut untuk divaksin dan sampaikan saudara-saudara kita semuanya yang umur 12 tahun sudah boleh vaksin,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan diharapkan pencapaian vaksinasi di Papua Barat bisa mencapai 1.000 sampai 2.000 orang. Ikut hadir dalam kegiatan para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari serta Dandim 1801/Manokwari.

HZ/Dispenad

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua
Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi
‎Diduga Serobot Lahan 2.954 M², Ahli Waris Alm Tonge Nyimin dan Kuasa Hukum Tempuh Jalur Hukum
Pelanggan Bisnis dan Industri PLN UID Jabar Tumbuh Hingga 11,32 Persen di Semester 1 2026, Perkuat Geliat Ekonomi Jawa Barat
Kemnaker Siapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Tantan Sulthon Menang Telak, PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat dan Siap Bersinergi

Berita Terbaru

DKI Jakarta

Penyandang Disabilitas Butuh Negara, Bukan Sekadar Sepeda!

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:48 WIB