Polda Metro Jaya Berharap Masyarakat Disiplin Agar Pandemi Covid-19 Berakhir

- Jurnalis

Selasa, 3 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Polda Metro Jaya terus berupaya mengurangi mobilitas masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Sebelumnya pemerintah telah memperpanjang PPKM Level 4 dari tanggal 3 Agustus hingga Senin 9 Agustus 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan petugas TNI-POLRI dan Stakeholder lainnya terus melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan.

“Petugas di lapangan kita ketahui bersama bahwa penyekatan-penyekatan berupaya untuk mengurangi mobilitas yang ada, baik itu di jalan, kemudian juga di beberapa pemukiman yang ada,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Sampaikan Sejumlah Hasil KTT Ke-42 ASEAN

Kabid Humas menjelaskan, pihaknya bersama Pemprov DKI Jakarta akan tetap melakukan operasi yustisi guna mendisiplinkan masyarakat.

“Perpanjangan PPKM Level 4 diperpanjang sampai dengan tanggal 9 Agustus nanti. Lalu juga oeprasi-operasi yustisi yang tetap kita kedepankan, karena kita mengharapkan masyarakat mau disiplin,” ucap Yusri.

Menurut Yusri, kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan sekitarnya mengalami penurunan dan ia menyakini jika masyarakat dapat menerapkan disiplin terhadap protokol kesehatan, maka kasus covid-19 terus menurun.

“Alhamdulillah, Jakarta sudah mulai melandai, memang tidak ada lagi yang paling utama dan paling di kedepankan adalah disiplin masyarakat, kurangi mobilitas, percepat vaksin,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketum Ormas Jarum Beri Sinyal Arah Politik

Yusri menambahkan, Demi memutus mata rantai pandemi Covid-19 di DKI Jakarta, ia berharap kepada masyarakat agar segera melakukan vaksinasi.

“Kita bersama-sama, berniat dan tulus, memutus mata rantai covid-19 di DKI Jakarta. Bersama 3 pilar utama dalam pandemi covid ini adalah bagaimana percepatan vaksinasi,” katanya.

“Kemudian kedua penerapan 3 M yang masif dan ketiga bagaimana 3 T secara masif. Yakni Testing, Tracing dan Treatmen yang kita lakukan,” pungkas Yusri.

(HZ)

Berita Terkait

‎Imigrasi Bekasi Amankan 78 WNA di Proyek Konstruksi, Diduga Kerja Tanpa Izin ‎
‎Kantor Imigrasi Bekasi Pastikan Tetap Beroperasi Normal Setiap Hari Jumat
Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa
Pencopotan Gus Shol Ditolak 11 PAC, Legitimitas Keputusan Dipertanyakan
Kasus Kejahatan ITE Pelaku Cinta dan Nabila Digelar dan Periksa Ahli, Profesionalisme Penyidik Diuji: Propam Polres Minsel Siap Kawal
PLN Sambungkan Daya 250 MVA untuk PT IKPP Karawang, Terbesar di Jawa Barat
Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Sambut Kedatangan Bima Arya
‎Terkait Dukungan Kepada Yayasan, Frits Saikat: Kesehatan Adalah Misi Kemanusiaan, Pemkot Bekasi Harus Lebih Optimal ‎
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:31 WIB

‎Imigrasi Bekasi Amankan 78 WNA di Proyek Konstruksi, Diduga Kerja Tanpa Izin ‎

Rabu, 15 April 2026 - 15:21 WIB

‎Kantor Imigrasi Bekasi Pastikan Tetap Beroperasi Normal Setiap Hari Jumat

Senin, 13 April 2026 - 17:10 WIB

Wali Kota Bekasi Resmikan Gedung Serbaguna Mandala Adhyaksa

Minggu, 12 April 2026 - 17:17 WIB

Pencopotan Gus Shol Ditolak 11 PAC, Legitimitas Keputusan Dipertanyakan

Minggu, 12 April 2026 - 11:06 WIB

Kasus Kejahatan ITE Pelaku Cinta dan Nabila Digelar dan Periksa Ahli, Profesionalisme Penyidik Diuji: Propam Polres Minsel Siap Kawal

Berita Terbaru