oleh

CEO Travel Umroh Polisikan Sejumlah Akun Medsos dan Media Online, Berikut Penjelasannya

JAKARTA — Diduga mencemarkan nama baik, serta ditengarai menyebarkan berita tidak berimbang dan hanya berdasarkan keterangan sepihak, tanpa melakukan konfirmasi klarifikasi, akibatnya sejumlah akun media sosial (medsos) dan media online dipolisikan.

Hal tersebut di katakan M. Dawood selaku CEO Travel Umroh PT. Riau Wisata Hati (RWH) kepada Awak Media di Jakarta, Senin (2/8/2021).

“Kami menduga media-media tersebut telah melakukan pelanggaran. Apapun itu, yang namanya berita harus berita yang benar jangan sepihak. Bahkan yang di viralkan adalah video pelanggaran PPKM level 4? tolong dilihat jam dalam rekaman CCTV yang mereka sebarkan itu melakukan pelanggaran atau tidak?,” kata M. Dawood.

Menurutnya bahwa isi berita, materi berita berbeda-beda dan tidak sesuai dengan fakta, karena di dalam pemberitaan yang diangkat oleh media-media tersebut adalah penyebaran CCTV yang dipotong dan berita tersebut masih keterangan sepihak, di viralkan di media tanpa konfirmasi kepadanya.

“Jelas kami sangat dirugikan, media-media online dan medsos itu sudah menyebarkan informasi yang tidak sesuai fakta pada publik, sebaiknya mereka selaku awak media lakukan konfirmasi klarifikasi, cek n ricek dulu,” pungkasnya.

M. Dawood pun secara resmi melaporkannya kepada POLDA RIAU atas dasar penyebaran rekaman CCTV dari Bar ‘AW’ dan ‘K’ Kafe. Rekaman video tersebut, tegas M Dawood dipotong yang diduga bertujuan mencemarkan namanya dan mencemarkan nama baik PT. Riau Wisata Hati (RWH) bahkan hal tersebut berdampak terhadap tujuh usaha lainnya.

“Benar sudah saya laporkan di Polda Riau… Sementara saya sudah menyampaikan di akun medsos bahwa bagi teman-teman media yang mau berita sebenarnya, silahkan konfirmasi kepada kuasa hukum saya, Torri Alexander TW, S.H …,“ ungkap M.Dawood.

Dalam hal ini dikatakan M. Dawood, bahwa dirinya hanya meminta keadilan dan haknya sebagai warga negara Indonesia tentunya ada hukum didalamnya. Siapa salah, siapa benar yang menentukan adalah hakim di pengadilan.

Dirinya menduga ada beberapa oknum yang berniat mencemarkan namanya dan nama baik PT. RWH melalui media online dan medsos. Nampak jelas menurut dia, siapa dalang dibalik beredarnya video rekaman CCTV di media-media. Bahkan dirinya pun mengklarifikasi yang di tampilkan melalui medsos pribadinya dan channel youtube dengan judul “KLARIFIKASI MUHAMMAD DAWOOD”

M. Dawood mengakui kondisi psikologisnya dalam keadaan belum stabil, sementara menurut dia masih banyak hal yang hendak di sampaikan dan bersedia untuk blak-blakan.

(Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed