IPW Menanggapi Sikap Arogansi Oknum Polantas Polresta Deli Serdang

- Jurnalis

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Telusur News – Indonesia Police Watch (IPW) menanggapi tindakan kekerasan berupa penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Satlantas Polresta Deli Serdang yang viral di media sosial.

Ketua Presidium IPW, Sugeng Teguh Santoso menuturkan, arogansi sikap dan tindak kekerasan petugas kepolisian adalah salah satu faktor yang membuat masyarakat membenci dan tidak percaya pada Polri.

“Informasi berita ini marak muncul karena munculnya kesadaran masyarakat untuk mengungkap arogansi dan tindak kekerasan serta penyalahgunaan kewenangan oleh polisi,” kata Sugeng saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat 15 Oktober 2021.

Menurutnya, tujuan membuat video viral pelanggaran-pelanggaran tersebut adalah untuk memperbaiki kinerja Polri kedepannya.

Baca Juga :  Dugaan Polisi Terlibat Pemenangan Pilpres 2019, IPW : Apa Yang Disebut Haris Azhar Benar

“Respon pimpinan Polri akan menjadi penting. Dengan respon tindakan tegas menghukum anggota yang arogan dan pimpinan Polri minta maaf maka bisa mengobati luka keadilan masyarakat,” ujar Sugeng.

“Tindakan kekerasan dengan sengaja ini adalah tindak pidana dan juga pelanggaran etika,” sambungnya.

IPW mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Deli Serdang yang meminta maaf dan menindak anggotanya melakukan tindakan arogan kepada masyarakat.

“Kami apresiasi Pimpinan polri telah menindak petugas tersebut, Saat ini marak. Karena masyarakat menggunakan momentum #percumalaporpolisi,” ucap Sugeng.

“Untuk mencegah pelaku kekerasan dan arogansi, maka perlu diterapkan sanksi pada aparat pelaku dan atasan 1 tingkat di atasnya dengan pencopotan jabatan,”  ujarnya.

Baca Juga :  IPW Apresiasi Sikap Kapolri Terkait Tindak Tegas Anggota Yang Melanggar Aturan

Sebelumnya diketahui, beredar rekaman video yang memperlihatkan anggota Satlantas Polresta Deli Serdang Aipda Goncalves menganiaya pengendara sepeda motor bernama Andi Gultom karena tidak mengenakan helm saat berkendara.

Akibat cekcok mulut dan tidak menerima di tilang, anggota Polantas kemudian memukul pengendara.

Peristiwa tersebut terjadi di perempatan simpang Cemara, Lubukpakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Rabu 13 Oktober 2021 yang lalu.

Akibat perbuatannya, anggota Satlantas Polresta Deli Serdang, Aipda Goncalves di periksa Propam dan terancam dicopot dari kesatuannya. ***

Erzan

Berita Terkait

Puskesmas Pondokgede Turun ke Warga, Perkuat Deteksi Dini TB dan PTM
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam
‎CKG Anak Sekolah dan BIAS Tahun 2026 di SDIT An – Najm Rabbani: Wujudkan Anak Sehat dan Terlindungi
Semarak Kemerdekaan, Puskesmas Jatibening Gelar Skrining Kesehatan Gratis
Hadiri Peresmian PSEL Ciketing Udik, Ketua KADIN Kota Bekasi Sebut Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi dan Peluang Ekonomi Baru
Bea Cukai Watch (BCW): Jangan Berhenti pada Pertukaran Data, Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak
‎Wujudkan Pangan Higienis dan Sehat, Puskesmas Jatimakmur Gelar Edukasi serta Cek Kesehatan Gratis Petugas SPPG
‎SIBESTI: Inovasi Scan Barcode Puskesmas Jatimakmur untuk Skrining TBC Mandiri dan Cepat

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:31 WIB

Puskesmas Pondokgede Turun ke Warga, Perkuat Deteksi Dini TB dan PTM

Selasa, 1 September 2026 - 16:04 WIB

Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:28 WIB

‎CKG Anak Sekolah dan BIAS Tahun 2026 di SDIT An – Najm Rabbani: Wujudkan Anak Sehat dan Terlindungi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Semarak Kemerdekaan, Puskesmas Jatibening Gelar Skrining Kesehatan Gratis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Hadiri Peresmian PSEL Ciketing Udik, Ketua KADIN Kota Bekasi Sebut Pengolahan Sampah Jadi Sumber Energi dan Peluang Ekonomi Baru

Berita Terbaru

Ketenagakerjaan

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:54 WIB