Haris Azhar Menyebut Polisi Terlibat Dalam Pemenangan Pilpres 2019 ?

- Jurnalis

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUSUR NEWS  – Pengacara sekaligus Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar menyebut polisi ikut terlibat dalam proses pemenangan Jokowi pada saat pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019.

Hal itu dikatakan Haris saat berdiskusi dalam channel YouTube Refly Harun Show.

Saat itu Haris mengatakan, bahwa dirinya sempat mendampingi salah satu anggota polisi yang bertugas mengamankan Pilpres 2019.

“Saya sempet dampingi polisi yang coba mengungkap di tempatnya, dia dikondisikan oleh pimpinan untuk memenangkan kelompoknya Jokowi waktu itu (Pilpres 2019), dan si polisinya malah ditekan,” kata Haris Azhar dikutip dari kanal YouTube Refly Harun, Sabtu 23 Oktober 2021.

Refly Harun kemudian memotong pembicaraan dengan mengatakan bahwa Haris Azhar akan diajukan sebagai saksi.

“Saya denger anda (Haris) mau diajukan ke Mahkamah Konstitusi sebagai saksi, tapi gak jadi,” kata Ahli Hukum Tata Negara.

“Saya nggak mau,” ucap Haris.

Baca Juga :  Banyak Oknum Pegawai Disdukcapil Minsel Masih Berlakukan Pola Lama, Diduga Diantaranya Nepotisme dan Pungli

Haris Azhar kemudian menjelaskan ketiga alasan kuat sehingga tak menerima tawaran tersebut.

“Pertama, saya merasa bahwa timnya 02 (Prabowo) gak punya manajemen penanganan kasus yang baik,” ujarnya.

“Yang kedua, yang pantas jadi saksi juga adalah si polisinya. Yang ketiga, saya punya sejumlah catatan terhadap beneficary owner dari 02,” papar Haris.

Haris mempunyai kesimpulan yang mana menurutnya kesimpulan itu bisa digoyahkan.

Dan ia menyebut, polisi hanya akan bekerja jika ada tekanan publik, diperintah oleh atasan, dan ada imbalan dari pihak pelapor

“Karena situasi yang tidak profesional ini merebak luas dan harus semacam ngerti tone atau harus ngeklik dengan Istana, akhirnya memunculkan sejumlah kesimpulan,” jelasnya.

“Polisi itu penegakan hukum, dia akan bekerja kalau ada tekanan publik, disuruh sama atasannya dan dalam beberapa kasus ada uangnya,” ungkap Haris.

Selanjutnya, Haris Azhar juga mengakui bahwa dirinya pernah bekerja dalam tim reformasi birokrasi di Mabes Polri.

Baca Juga :  Jelang HUT RI, Plt. Wali Kota Bekasi Ikuti Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Area CFD

Akan tetapi, dia menemukan adanya benang kusut karena tim tersebut melibatkan hampir semua petinggi di Mabes Polri.

“Saya dulu pernah dilibatkan dalam satu tim di Mabes Polri namanya reformasi birokrasi, tapi memang terlalu ruwet akhirnya karena bahannya tebal, melibatkan hampir semua pimpinan di Mabes Polri,” kata Haris.

“Yang orang sipil dari polisinya cuma 34 orang, tapi mau bergeraknya juga susah,” sambungnya.

Haris Azhar menambahkan, saat ini isu besar yang bermunculan adalah politisasi terhadap institusi polisi itu sendiri.

Sebab menurut dia, polisi diberikan senjata dan kewenangan khusus sehingga cenderung tak kebal terhadap godaan dari pihak ketiga.

“Sekarang ini isu besarnya adalah politisasi terhadap polisi itu sendiri, dan saya tahu betul gangguan dan godaan dari luar juga besar. Karena polisi megang senjata, megang kewenangan,” ujarnya.*

Sumber Channel YouTube Refly Harun

Erzan

Berita Terkait

PWI Bekasi Raya Matangkan Program Strategis 2026, Sejumlah Kegiatan hingga Dialog Publik Interaktif
Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya
Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal
Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG
‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan
‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎
‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:04 WIB

PWI Bekasi Raya Matangkan Program Strategis 2026, Sejumlah Kegiatan hingga Dialog Publik Interaktif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:54 WIB

Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:38 WIB

‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:09 WIB

Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

Berita Terbaru