H. Bambang, Anggota DPRD Kota Bekasi Angkat Bicara Terkait Banjir

- Jurnalis

Senin, 15 November 2021 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Yang menjadi pangkal permasalahan utama banjir di Kota Bekasi adalah sistem drainase yang buruk, pemerintah kota harus mengambil langkah tegas mensterilkan drainase dan menerapkan perda yang belum lama diparipurnakan”, H. Bambang, Tokoh PPP Kota Bekasi.

KOTA BEKASI, Telusur News – Musim penghujan yang sudah memasuki waktunya pada akhir tahun menjadi kekuatiran sejumlah masyarakat yang tinggal didaerah ‘langganan banjir’. Utamanya warga yang tinggal dibantaran kali juga di daerah yang konturnya lebih rendah pada suatu lokasi. Untuk Kota Bekasi, ada daerah-daerah yang bisa dikatakan ‘mangkuk penampungan air’ karena memang berada pada titik landscape yang rendah. Sebut saja Rawa Lumbu, Jati Asih, Pondok Gede Permai, masuk ke area perkotaan ada Kota Harapan Baru dan masih beberapa titik lagi yang menjadi langganan banjir bila musim penghujan tiba. Ini belum bicara mengenai banjir hulu dimana debit air yang berlebihan datang dari daerah yang diatasnya seperti Bogor dan Puncak.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Bekasi Hadiri Launching STIE Arlindo di Wilayah Kecamatan Jatisampurna

Menanggapi ‘banjir musiman’ di Kota Bekasi, H. Bambang, anggota komisi 2 DPRD Kota Bekasi angkat bicara. Tokoh PPP sekaligus Bendahara DPC PPP Kota Bekasi yang memang tinggal pada daerah mangkok di Harapan Baru Bekasi mengatakan bahwa butuh double serius untuk paling tidak meminimalisir banjir di Kota Bekasi. Tokoh PPP yang tinggal dibantaran Banjir Kanal Timur(BKT) ini menyatakan perlu adanya keseriusan dari dinas terkait terhadap layak fungsinya seluruh drainase yang ada di Kota Bekasi.

Hal senada diwaktu yang berbeda juga dikatakan oleh pengamat kebijakan publik S2 lulusan UI yang kemudian meraih gelar Doktor di Universitas Satyagama, DR Bambang Istianto. Beliau mengadakan bahwa keseriusan para stekholder terutama Walikota Bekasi benar-benar dibutuhkan strong leadership yang kuat dalam hal pengentasan banjir langganan disejumlah Kota Bekasi. Beliau mengungkapkan keputusan tegas seorang kepala daerah terhadap banjir adalah kunci sukses atau tidaknya hal tersebut terlaksana.

Baca Juga :  Program Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi, Kadin Kabupaten Bekasi Dukung Penuh

Kembali kepada anggota Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, H. Bambang menyatakan bahwa problem solving terhadap banjir langganan di Kota Bekasi terletak dipembenahan yang kontiniu terhadap drainase di Kota Bekasi bersamaan dengan pembangunan folder-folder air, sumur resapan juga crossing tol ditempat yang menjadi ‘mangkuk air’ karena konturnya yang rendah, ungkapnya

“Dan yang terpenting adalah kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap keberadaan drainase didepan rumahnya masing-masing terkait fungsinya yang sering digunakan warga masyarakat menyalahi aturan yang berlaku, seperti menutup saluran air dengan membangun carport bahkan banyak beralih fungsi menjadi tempat jualan. Hal ini yang menjadi banjir menjadi sebuah PR yang tak pernah terselesaikan, perda drainase juga harus dilaksanakan maksimal oleh seluruh SKPD terkait”, pungkas H. Bambang yang juga merupakan anggota Bapemperda DPRD Kota Bekasi. (Dmach)

Berita Terkait

Menteri AHY Terima Audiensi Duta Besar Kanada untuk Indonesia
OPSI: Kolaborasi Pemerintah dan OMS Bekasi, Langkah Konkret Eliminasi HIV
Mahasiswa Tuntut Mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Ditangkap Atas Dugaan Korupsi
Ketua DPD PKS Kota Bekasi Bantu Perbaikan Mushalla PWI Bekasi
Kanwil BPN Sulut Tertutup dengan Wartawan, Inakor Sulut dan BMN Buka Suara
Di Tengah Euforia Piala Eropa, PTM Kedai Kopi Gelar Kejuaraan Tenis Meja
Menteri AHY di Kantah Kota Pontianak: Sertipikat Tingkatkan Nilai Ekonomi Tanah
Melalui Program Reforma Agraria, Masyarakat Terdampak Konflik Sambas Kini Bisa Punya Sertipikat Tanah

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:39 WIB

Menteri AHY Terima Audiensi Duta Besar Kanada untuk Indonesia

Selasa, 25 Juni 2024 - 00:59 WIB

OPSI: Kolaborasi Pemerintah dan OMS Bekasi, Langkah Konkret Eliminasi HIV

Senin, 24 Juni 2024 - 22:36 WIB

Mahasiswa Tuntut Mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Ditangkap Atas Dugaan Korupsi

Senin, 24 Juni 2024 - 20:47 WIB

Ketua DPD PKS Kota Bekasi Bantu Perbaikan Mushalla PWI Bekasi

Senin, 24 Juni 2024 - 18:11 WIB

Kanwil BPN Sulut Tertutup dengan Wartawan, Inakor Sulut dan BMN Buka Suara

Senin, 24 Juni 2024 - 07:59 WIB

Menteri AHY di Kantah Kota Pontianak: Sertipikat Tingkatkan Nilai Ekonomi Tanah

Minggu, 23 Juni 2024 - 20:56 WIB

Melalui Program Reforma Agraria, Masyarakat Terdampak Konflik Sambas Kini Bisa Punya Sertipikat Tanah

Minggu, 23 Juni 2024 - 17:31 WIB

Evaluasi Optimalisasi Eksistensi, Kanwil BPN Provinsi Kalbar Tuai Apresiasi

Berita Terbaru