H. Bambang Kupas Tuntas Perda Lansia: 4% Jumlah Penduduk Kota Bekasi Adalah Para Lansia

- Jurnalis

Senin, 15 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kita jadikan Kota Bekasi menjadi kota ramah lansia, ini wujud dari bentuk kepedulian kita agar lansia tidak menjadi golongan yang termarginalkan”, -H Bambang, Tokoh PPP Anggota DPRD Kota Bekasi-

KOTA BEKASI, Telusur News – Sore yang sejuk bulan November 2021, berlokasi disebuah tempat ngopi dipusat Kota Bekasi, Minggu(14.11/2021), jurnalis berkesempatan mewawancarai khusus tokoh PPP Kota Bekasi, H. Bambang. Kota yang masih pada level 2 PPKM tersebut sangat ketat dalam aturan nya mewajibkan protokol kesehatan pada semua sektor umum yang melibatkan kerumunan, terutama dilokasi lokasi pusat perbelanjaan. Tak berapa lama menunggu, akhirnya Tokoh yang ditunggu pun datang. Mengenakan pakaian casual santai khas sweeter, jeans dan topi khas hari libur, anggota DPRD Kota Bekasi memesan kopi dan wawancara santai pun dimulai.

Sekretaris Pansus 18 yang mengusung Perda Lansia agar Kota Bekasi menjadi Kota Ramah Lansia ini buka suara terkait hal tersebut, H. Bambang menyatakan bahwa rancangan perda lansia sudah rampung dan menunggu kesiapan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) untuk kemudian di Paripurnakan menjadi sebuah Perda. Tak tanggung-tanggung, Perda Lansia melibatkan sekitar 7 SKPD di Kota Bekasi dalam pelaksanaan nya. Menunjukan satu tekad kuat agar para lansia di kota ini diberi perhatian khusus baik dalam sektor formal maupun informal.

Baca Juga :  Terima Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Antar Bangsa

“Sekitar 7 SKPD yang akan menjadi pelaksana saat Perda Lansia ini, SKPD Tata Pemerintahan(TaPem) terkait tata kelola, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terkait perizinan, Dinas Perhubungan(DisHub) terkait fasilitas di jalan, Dinas Sosial(DinSos) terkait sarana pendukung, Dinas Kesehatan(Dinkes) terkait pelayanan kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(DisDukCaPil) terkait pendataan, Dinas Pendidikan(DisDik) mengenai pendidikan para Lansia terakhir Dinas Ketenagakerjaan(Disnaker) terkait pemberdayaan para Lansia sesuai keahlian,” papar Sekretaris Pansus 18 DPRD Kota Bekasi.

H. Bambang atau yang akrab dipanggil Jibang ini kemudian melanjutkan bahwa para lansia ini wajib diperhatikan karena jumlahnya di Kota Bekasi yang cukup besar, sekitar 4% dari total jumlah keseluruhan penduduk Kota Bekasi. Jumlah persentase yang terbilang besar bila dikelola secara maksimal akan menjadi sebuah nilai positif bagi pemerintahan Kota Bekasi.

“Para lansia ini adalah para orangtua kita, dari mereka lah kita ada seperti sekarang ini, dengan usia yang sudah tak produktif lagi, mereka menjadi golongan yang terpinggirkan dan ini sebuah kekeliruan yang harus kita benahi bersama. Semangat adalah masyarakat dan Pemerintahan Kota Bekasi menghargai para lansia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sinergitas PWI Bekasi Raya Bersama Subkogartap 0507 Kota Bekasi

“Lansia sendiri terbagi menjadi 2 kriteria yaitu potensi dan tidak potensi. Yang potensi bisa diberdayakan sesuai kemampuan, sementara yang tidak potensi bisa diarahkan pada kegiatan-kegiatan kerohanian. Dan dari hasil survey, banyak mereka yang tadinya sangat produktif dan sehat yang kemudian mengalami stress dan sakit pada masa tuanya karena tidak bisa lagi melakukan suatu pekerjaan sekuler dan banyak hal lain lagi. Oleh sebab itu DPRD mendorong Pemerintahan Kota Bekasi agar Perda Lansia segera bisa diwujudkan dan Bekasi menjadi Kota Ramah Lansia,” pungkas H. Bambang yang juga merupakan anggota Bapemperda DPRD Kota Bekasi.

Waktu tak terasa, obrolan terkait perda lansia terus berkembang dan akhirnya jurnalis pun pamit untuk meliput acara lain nya. Semangat mengenai perda lansia ini terus tergiang bahwa bila diterapkan maka para lansia di Kota Bekasi akan mendapat perhatian khusus.

Orang tua atau para sesepuh ini bisa menikmati hidup pada masa tuanya untuk tetap bisa berkreasi, berkarya dan lebih mendekatkan diri ke Sang Khalik melalui kegiatan-kegiatan kerohanian pada masa tuanya. Dan semoga Kota Bekasi yang mempunyai motto atau tagline: Cerdas Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ikhsan bisa segera mewujudkan cita-cita mulia pada Perda Lansia. (Dmach)

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru