Polda Metro Jaya Musnahkan Barang Bukti Narkotika Sebanyak 1,7 Ton

- Jurnalis

Kamis, 25 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

TELUSUR NEWS, – Polda Metro Jaya musnahkan barang bukti 1,7 Ton narkotika hasil Operasi Kepolisian Kewilayahan Nila Jaya 2021 di lapangan presisi Polda Metro Jaya, Kamis (25/11) pagi.

Barang bukti narkotika tersebut dari hasil pengungkapan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya beserta Polres Jajaran selama 14 hari dari tanggal 1 November sampai dengan 15 November 2021.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, permasalahan narkoba merupakan masalah global yang tergolong dalam internasional crime, narkoba menjadi musuh bersama.

Menurut Kapolda, Peredaran dan penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan yang serius.

“Dalam rangka menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan sebagai bukti keseriusan memberantas peredaran gelap narkoba, Ditresnarkoba Polda Metro beserta Polres jajaran memusnahkan barang bukti narkoba hasil ops Nila Jaya 2021,” kata Fadil di Mapolda Metro Jaya, Kamis 25 November 2021.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 3 Notaris Yang diduga Terlibat Mafia Tanah Nirina Zubir

Mantan Kapolda Jatim itu menyebut, pemusnahan barang bukti dilakukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan terhadap barang sitaan narkotika, sehingga barang bukti tersebut segera dimusnahkan.

Narkotika tersebut, lanjut Fadil hasil pengungkapan dari 221 laporan polisi dengan 273 tersangka terdiri dari 14 bandar dan 259 orang pengedar.

“Total barang bukti narkoba yang disita sebanyak 1,74 ton terdiri dari sabu 60,14 kg, ganja 1,65 ton, ekstasi 470 butir, bubuk sintesis 24,35 kg dan happy five 500 butir,” paparnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Satu DPO Kasus Mutilasi Driver Ojol di Bekasi

“Jumlah barang bukti terbanyak dalam pengungkapan hasil Operasi Nila Jaya 2021 adalah ganja hingga 1 ton lebih. Ini bukti bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi peredarannya,” tutur Fadil.

Selanjutnya, Fadil berharap agar seluruh elemen dapat bersatu dan berperang melawan narkotika.

”Ini menjadi tantangan bagi kita karena betapa berat kedepannya kalau kita tidak segera sadar diri untuk kerja melawan narkotika,” kata Fadil.

“Ini adalah perang bersama, semua orang harus ikut berperang jadi bukan hanya polisi, jaksa, hakim, tapi juga semua teman-teman,” pungkasnya.*

 

 

 

 

Erzan

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
PWI Pusat Tawarkan Model PRISM untuk Penguatan Kepercayaan Publik terhadap Polri

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:01 WIB

‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru