Tuntaskan Masalah DBD Kota Bekasi, Dinkes: Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik

- Jurnalis

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Telusur News – Taktis, Dinas Kesehatan Kota Bekasi mulai mengadakan gerakan untuk memusnahkan jentik-jentik(calon nyamuk) sampai ke tingkat Rukun Tetangga pada masa penghujan tiba.

Air yang menggenang adalah tempat hidup para jentik yang membawa virus deman berdarah. Satgas yang dibekali dengan surat keputusan dari setiap Kecamatan berjenjang ke tingkat Kelurahan yang ada di Kota Bekasi.

Sistem yang terintergrasi tersebut dinamakan “Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik”. Jumantik sendiri kepanjangan dari Juru Pemantau Jentik yang terdiri dari satu anggota keluarga dari setiap rumah. Jumantik ini akan dibina langsung oleh Pembina Jumantik yang disebut ‘Bintik”.

Baca Juga :  Resmikan Implementasi Layanan Elektronik di Kota Pekanbaru, Menteri AHY: Bukan Hanya Lebih Cepat, tapi Juga Efisien dan Aman

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati melalui Kepala Seksi P2PM dr Siti Nurliah menyatakan bahwa tingkat kematian yang disebabkan DBD tergolong kecil dalam skala perbandingan, yaitu dikisaran angka 1%.

Tetapi hal tersebut tidak membuat Dinas Kesehatan abai maupun lalai dalam menghadapi penyakit yang muncul dari lingkungan.

“Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik memiliki SK dari Walikota Bekasi, dan Dinkes sebagai dinas tehnis pelaksana yang berkolaborasi dengan Kecamatan sampai tingkat Rukun Tetangga. Jika para satgas menemui kesulitan dilapangan, maka jalur koordinasi akan disampaikan ketingkatan atasnya,” paparnya, Selasa (07/12/2021) siang.

Baca Juga :  Ade Muksin Mendaftar Calon Ketua PWI Bekasi: Misi Mensejahterakan Wartawan dan Meningkatkan SDM

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Nia menghimbau kepada masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan sendiri. “Jangan bilang Peduli DBD kalau belum menjadi jumantik di rumah sendiri, periksa dan berantas jentik”, tegasnya. (Dmach/Lengkong)

Berita Terkait

Imigrasi Bekasi Gelar Korve Kebersihan, Dukung Gerakan Indonesia Asri
Imigrasi Bekasi Tegaskan Penulisan Nama pada Paspor Tanpa Gelar
PWI Bekasi Raya: Gunung Sampah Bantargebang Telan Korban, Bom Waktu Meledak
Jelang HUT Kota Bekasi, Tri Adhianto : Tabur Bunga Jadi Agenda Rutin Mengenang Jasa Pahlawan
Firdaus Ketum SMSI: Anggota Kami Seperti Dibom dengan Adanya Verifikasi Dewan Pers
Berkah Ramadan, PWI Bekasi Raya Adakan Bukber dan Santunan Anak Yatim
‎MADAS Nusantara Kabupaten Bekasi Tebar Kebaikan: Bagikan 1.500 Takjil dan Ratusan Sarung di Kalimalang
Ramadan Berkah, BPC HIPMI Kota Bekasi: Pengusaha Muda Tak Boleh Lupa Berbagi

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:49 WIB

Imigrasi Bekasi Gelar Korve Kebersihan, Dukung Gerakan Indonesia Asri

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:46 WIB

Imigrasi Bekasi Tegaskan Penulisan Nama pada Paspor Tanpa Gelar

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:04 WIB

PWI Bekasi Raya: Gunung Sampah Bantargebang Telan Korban, Bom Waktu Meledak

Senin, 9 Maret 2026 - 16:57 WIB

Jelang HUT Kota Bekasi, Tri Adhianto : Tabur Bunga Jadi Agenda Rutin Mengenang Jasa Pahlawan

Senin, 9 Maret 2026 - 14:30 WIB

Firdaus Ketum SMSI: Anggota Kami Seperti Dibom dengan Adanya Verifikasi Dewan Pers

Berita Terbaru

Bencana lingkungan

PWI Bekasi Raya: Gunung Sampah Bantargebang Telan Korban, Bom Waktu Meledak

Selasa, 10 Mar 2026 - 10:04 WIB