PT Transjakarta Akan Melibatkan KNKT Untuk Mengevaluasi Para Pengemudi

- Jurnalis

Kamis, 9 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TELUSUR NEWS,- Maraknya kecelakaan Bus Transjakarta beberapa hari terakhir, PT Transjakarta akan mengevaluasi para pengemudinya dengan melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kalau dari internal kami kan selain dengan Polda Metro Jaya juga dengan KNKT. nanti KNKT kita tunggu minggu depan ya hasilnya seperti apa. semua stakeholder kita ajak bicara,” kata Dirut PT Transjakarta, Mochammad Yana Aditya di Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis 9 Desember 2021.

Untuk pengemudi, kata Yana, pihaknya berencana akan memperbaiki tempat-tempat istirahat bagi para pengemudi.

Baca Juga :  Dirlantas Polda Metro: PT Transjakarta Harus Mematuhi Jam Operasional Pengemudi

“Jadi kita nanti itu (tempat istirahat) salah satu yang kita perbaiki. seperti itu,” ujarnya.

Terkait rentetan kecelakaan, lanjut Yana, pihaknya akan mengevaluasi para pengemudi dan melibatkan operator.

“Tentu sudah kita lakukan evaluasi dengan para sopir dan melibatkan operator. Kami kemarin sudah kumpulkan enam operator untuk lakukan evaluasi dengan pengemudi juga,” jelasnya.

Bagi para pengemudi yang pernah mengalami kecelakaan dan dinonaktifkan, pihak Transjakarta akan kembali melakukan evaluasi.

“Kalau misal evaluasi sudah dilaksanakan dan mereka (pengemudi) sudah penuhi syarat yang kami tentukan, akan diaktifkan lagi ,”kata Yana.

Baca Juga :  PT Transjakarta Audiensi Dengan Ditlantas Polda Metro Jaya Bahas Meningkatnya Angka Kecelakaan

Selanjutnya, terkait perekrutan pengemudi bus Transjakarta, kata Yana, pihaknya akan melakukan lebih selektif lagi.

“Kami tadi diskusi dengan Dirlantas Polda Metro Jaya terkait aspek perekrutan. jadi semua aspek terkait paramudi kita diskusikan. aspek perekrutan tentu akan kita evaluasi dan akan kita seleksi kembali,” terangnya.

“Saya akan bikin standar. nah standar ini akan kita lihat evaluasi KNKT, masukan dari Ditlantas Polda Metro Jaya Minggu depan seperti apa, sehingga ada standar baru, jadi ada pembaharuan standar,” pungkasnya.

 

 

 

Erzan

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Jalin Sinergi Program Sosial dengan Rumah Zakat
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemkot Bekasi Resmi Terapkan PJJ Sekolah, Antisipasi Sebaran Abu Vulkanik
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Japnas Bekasi Dilantik, Temy Hermanto: Perkuat Jaringan, Besarkan Pengusaha Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Jumat, 11 September 2026 - 19:43 WIB

DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya Jalin Sinergi Program Sosial dengan Rumah Zakat

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru