Ketua PWI Bekasi Tentang AK-PWI Kendari 2022, Berikut Tanggapannya

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI – Seharusnya Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) pada HPN Kendari 2022 dari Sepuluh Kepala Daerah Bupati dan Walikota yang sudah dinobatkan peraih melalui hasil seleksi panjang dan ketat dilakukan Dewan Juri AK-PWI, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang saat ini nonaktif termasuk salah satu penerima.

Namun kata Ketua PWI Bekasi Raya Melody Sinaga, meskipun AK-PWI 2022 sudah menetapkan salah satu kepala daerah yang akan menerima di acara puncak HPN 2022 di Kendari Wali Kota Bekasi dianulir oleh PWI Pusat disebabkan Wali Kota Bekasi itu terkena OTT oleh KPK.

“Sehingga AK-PWI tidak jadi diserahkan kepada Wali Kota Bekasi pada acara puncak Perayaan HPN Kendari, Sulawesi Tenggara sekarang ini. Kita tetap bertekad akan mengambil AK-PWI itu pada momen Perayaan HPN 2023 yang akan datang, dan secepatnya Kami akan kordinasi kembali dengan Plt Wali Kota Bekasi Tri Adiyanto Cahyono dan Kabag Humas Pemerintah Kota Bekasi,”kata Melody kepada wartawan di halaman Masjid terapung Al-Alam Kendari lokasi puncak acara Perayaan HPN 2022, Rabu (9/2/2022).

Baca Juga :  Sigap Jaga Perbatasan Jelang Akhir Tahun 2023, Tim Gabungan TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras Non Cukai

Lanjut Melody menyampaikan, dirinya mengaku kecewa atas dianulirnya AK-PWI untuk kepala derah Kota Bekasi, yang awalnya menurut dia anugerah itu bisa diterima oleh Wakil Walikota ataupun Pejabat Pemerintah Kota lainnya. Namun dia mengakui, menghargai keputusan yang telah dilakukan PWI Pusat setelah mendapat penjelasan.

Baca Juga :  Aktivis ini Mempertanyakan Komitmen Disdik Kota Bekasi, Terkait Kegiatan Sekolah di Luar

“Saya sudah mendapat penjelasan terkait dianulirnya Anugerah Kebudayaan tersebut, ada poin yang disampaikan PWI Pusat sebagai dasar untuk mengambil keputusan. Saya pada awalnya Anuegarah tersebut bisa diterima Wakil Walikota dan pejabat di Pemkot Bekasi. Kecewa bercampur sedih ya iya setelah mendapat penjelasan, tapi gimana lagi karena sudah diputuskan dianulir. Itu aja yang bisa saya sampaikan dan saya akan pulang ke Bekasi sebelum penyerahan Anugerah Kebudayaan, karena akan menambah kesedihan kalau Saya melihatnya,”ujarnya dan bersama rombongan PWI Bekasi dan Humas Pemkot Bekasi langsung meninggalkan lokasi perayaan HPN sebelum pelaksanaan penyerahan AK- PWI. (*)

Berita Terkait

Ketua Akuatik Jabar Beri Wejangan Tim Renang Artistik Hadapi PON Aceh –Sumut
Ratusan Pelajar Bersaing di Kejuaraan Renang Piala KONI Kabupaten Bekasi 2024
Kementerian ATR/BPN Pastikan Percepat Penyelesaian Penyediaan Tanah untuk Mantan Kombatan GAM
Warga Perumahan Citra Elok Jonggol Antusias Melaksanaan PILKATE – Pemilihan Ketua RT
Bertemu Gubernur Sulawesi Utara, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Kemandirian Pangan Nasional
Kejahatan Siber terhadap PDN Jadi Pelajaran Berharga, Menteri AHY Terus Pastikan Kementerian ATR/BPN Tingkatkan Keamanan Digital
Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis, PWI Bekasi Raya Bersinergi dengan Law Firm Tampubolon Purba
Terima Penghargaan Anugerah One Map Policy, Menteri AHY Tegaskan Komitmen untuk Implementasi Percepatan Kebijakan Satu Peta

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 22:40 WIB

Ketua Akuatik Jabar Beri Wejangan Tim Renang Artistik Hadapi PON Aceh –Sumut

Minggu, 14 Juli 2024 - 22:14 WIB

Ratusan Pelajar Bersaing di Kejuaraan Renang Piala KONI Kabupaten Bekasi 2024

Minggu, 14 Juli 2024 - 13:59 WIB

Kementerian ATR/BPN Pastikan Percepat Penyelesaian Penyediaan Tanah untuk Mantan Kombatan GAM

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:38 WIB

Warga Perumahan Citra Elok Jonggol Antusias Melaksanaan PILKATE – Pemilihan Ketua RT

Sabtu, 13 Juli 2024 - 18:41 WIB

Bertemu Gubernur Sulawesi Utara, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Kemandirian Pangan Nasional

Berita Terbaru