Inspektorat Minsel Terkesan Diam Terkait Banyak Dugaan Penyimpangan Di Desa

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektorat Minsel Terkesan Diam Terkait Banyak Dugaan Penyimpangan Di Desa/ foto Kantor Inspektorat Minahasa Selatan

Inspektorat Minsel Terkesan Diam Terkait Banyak Dugaan Penyimpangan Di Desa/ foto Kantor Inspektorat Minahasa Selatan

MINSEL, TelusurNews,- Inspektorat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terkesan diam terkait banyaknya aduan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) di desa-desa di Kabupaten Minsel.

Diketahui, penggunaan anggaran Dana Desa di Minsel diduga banyak terjadi penyimpangan, namun sayangnya Inspektorat Minsel terkesan diam.

Banyak pihak menduga Inspektorat Minsel lamban menangani berbagai dugaan penyimbangan lantaran tekanan dari pihak tertentu yang ingin mengintervensi tugas.

Buktinya, pada kemarin hari Senin (05/09/2022) warga salah satu desa yaitu Desa Kaneyan Kecamatan Amurang Timur menggelar aksi damai dengan mendatangi Kantor Inspektorat Minsel dan Kantor Kejaksaan Negeri Amurang.

Baca Juga :  Sambut HPN, PWI Minsel Gelar Baksos Vaksinasi Covid-19

Warga Desa Kaneyan datang untuk menyuarakan terkait banyak dugaan penyimpangan yang terjadi di desa tersebut, mulai dari dugaan penyalahgunaan anggaran DD sampai dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dan nepotisme.

Bukan hanya warga Desa Kaneyan, masih ada banyak dugaan penyalahgunaan di desa-desa lainnya di Kabupaten Minsel, sebut saja Desa Wakan yang beberapa kali telah diadukan warga namun tidak ada titik terang apakah telah dilakukan proses TGR atau belum.

Tidak hanya itu, ada juga laporan resmi warga Desa Raanan Lama yang sudah sejak 2020 lalu dilaporkan resmi namun hingga saat ini tidak ada tindaklanjut dari Inspektorat Minsel.

Baca Juga :  Terkait Dana Insentif Daerah Kota Bekasi, Pegiat Anti Korupsi Sampaikan Ini

Bahkan, disinyalir masih banyak pelanggaran terkait dana desa namun tidak ditindaklanjuti atau lamban ditindaki oleh Inspektorat Minsel.

Warga kemudian mengkait-kaitkan dengan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Minsel. Warga menduga ada upaya melindungi setiap pelanggaran yang dilakukan oleh bawahan dalam hal ini para kumtua yang bermasalah, sehinggah membuat para kumtua tersebut menjadi besar kepala.

“Yah bagaimana atasan selalu bela, makanya mereka besar kepala,” ungkap om Alo salah seorang warga Minsel.

Kepala Inspektorat Minsel Hendra Pandenuwu ketika dihubungi untuk dimintai tanggapannya, hinggah berita ini tayang tidak menanggapi. (tl)

Berita Terkait

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam
Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi
Kasi Pidsus Kejari Minsel Dimutasi Tidak Lama Setelah Pengeledahan di KPU Kabupaten Minsel
Pengukuhan Paskibraka Setu 2026: Camat Ingatkan Kedisiplinan dan Nama Baik Sekolah
Situasi Premier Estate 2 Bekasi Sempat Memanas Ditengarai Akibat Sengketa Lahan
Bersama Jajarannya Kapolrestro Kombespol Putu Kholis Berkunjung Ke PWI Bekasi Raya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:15 WIB

‎Tingkatkan PAD, Pemkot Bekasi dan BPN Kerja Sama Integrasikan Data Pertanahan

Minggu, 6 September 2026 - 17:03 WIB

Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Selasa, 1 September 2026 - 16:04 WIB

Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Prahara Pilhut Desa Tumpaan Minsel Perlu Ditinjau Kembali, Kumtua Hasil SK Bupati Justru Terindikasi Langgar UU Telekomunikasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Kasi Pidsus Kejari Minsel Dimutasi Tidak Lama Setelah Pengeledahan di KPU Kabupaten Minsel

Berita Terbaru