Mayjen Karmin Suharna: Bahaya Politik Identitas Bagi Keutuhan Bangsa

- Jurnalis

Selasa, 6 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Asisten Teritorial Mabes TNI Angkatan Darat,

Mayjen Karmin Suharna menyatakan politik identitas sangat berbahaya karena bisa menjadi sebab disintegrasi bangsa. Hal itu ia katakan usai memberikan sambutan pada acara Komsos dengan Komponen Bangsa Lainnya (Pembinaan Komunitas) Bertajuk Bijak Dalam Media Sosial Melalui Literasi Digital di Ballroom Binakarna, Hotel Bidakara, Jakarta Senin (5/12/2022).

“Politik identitas sangat berbahaya karena itu menonjolkan identitas. Kita di TNI mayoritas komponen bangsa ini sadar karena bangsa ini kan bangsa majemuk. Bangsa yang Bersatu berkomitmen, mendirikan bangsa,” ujarnya kepada Wartawan

Untuk itu ia mengarahkan agar semua elemen bangsa kembali belajar sejarah. “Balik lagi ke sejarah. belajar dari sejarah. Kembali ke sejarah, belajar sejarah negara negara yang pecah. Jangan jangan kita lupa identitas bangsa. Tapi saya yakin karena kita punya Pancasila, UUD dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Baca Juga :  PSU Dialihfungsikan, Dinas Tata Ruang: Sudah Ada yang Dibongkar Mandiri

Dilaksanakannya kegiatan ini merupakan perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat bahwa salah satu tugas dan tanggungjawab TNI Angkatan Darat adalah menyatukan dan lebih meningkatkan, menguatkan wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

“Kita akui salah satu faktor yang bisa mengdisintegrasikan bangsa adalah media. Ketika media tidak di manag dengan baik, makanya beliau menyampaikan lakukan semua cara untuk lebih mendekatkan wawasan nasional dan kebangsaan yang salah satunya adalah memanfaatkan media dan menyadarkan masyarakat media betapa pentingnya kita literasi dan melek menjadi insan media yang bertanggungjawab,” katanya.

Baca Juga :  ‎PWI Bekasi Raya Kirim 24 Delegasi ke HPN 2026 di Kota Serang

“Media kan ada media mainstream dan media sosial, yang paling rawan itu media sosial yang tidak terkontrol mulai dari instagtam, whatsApp, facebook, telegram, twitter itu kan tidak terkontrol. Dengan penyampaian di acara hari ini barangkali bisa menyentuh insan media,” pungkasnya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah lembaga dan komunitas media salah satunya dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) DKI Jakarta. (*)

Berita Terkait

Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya
Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan
‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal
Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG
‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan
‎Terbaru, Rotasi Pejabat Pemkot Bekasi: Wali Kota Resmi Lantik Pejabat Eselon II, III, dan IV ‎
‎DPMPTSP Kota Bekasi Komit Jadi ‘Rumah Ketiga’ Bagi Pelaku Usaha dan Urai Hambatan Investasi
Perkuat Adaptasi Digital dan Pesta Rakyat, PWI Fest 2026 Jadi Agenda Tetap PWI Pusat

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Sebelumnya Lokasi Koperasi Desa Kakenturan Barat Berhadapan dengan Pekuburan Viral Karena Ulah Oknum, Ternyata Ini Kebenarannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:54 WIB

Kang Andhy Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2026, Usung Program Kesejahteraan Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:38 WIB

‎Usung Tema ‘Let’s Grow Together’, TDA Bekasi Gelar Pesta Wirausaha 2026 di Pakuwon Mal

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:09 WIB

Puskesmas Jatibening Jemput Bola, Pastikan Pegawai SPPG Tetap Sehat Demi Sukseskan Program MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:36 WIB

‎Kawal Asta Cita, GPN 08 Kota Bekasi Soroti PTSL 2026: BPN Harus Lebih Transparan

Berita Terbaru