Kepala DKPPP Herbert Panjaitan Ungkap Kondisi Ketersediaan Pangan di Kota Bekasi Saat ini

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP), Herbert Panjaitan, menyatakan kesiapannya dalam menghadapi dua situasi penting.

“Kami fokus pada penanganan inflasi terkait kenaikan harga dan mempersiapkan diri menghadapi lonjakan kebutuhan konsumsi bahan pokok menjelang Idul Fitri,” ungkap Herbert Panjaitan saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (03/04/2024).

Salah satu langkah yang dilakukan DKPPP adalah melaksanakan kegiatan gerakan pasar murah (GPM), yang melibatkan instansi terkait seperti Bulog dan pelaku usaha komoditi.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi SAW 1447 H, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Hadiri Acara di Kediaman H. Zaeni Sidi Mustikasari

“Kami telah menjadwalkan 7 kali GPM untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok,” kata Herbert.

Dia menambahkan, “Contohnya di Margamulya, minat Masyarakat cukup tinggi terhadap komoditi beras, minyak goreng, dan cabai.”

Selain itu, DKPPP juga intensif melakukan pengawasan terhadap barang beredar kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan, seperti mengidentifikasi kandungan formalin dalam produk pangan,” jelas Herbert.

“Kami melakukan pembinaan kepada pedagang yang melanggar aturan, dengan berkoordinasi bersama Disperindag.”

Baca Juga :  Peringatan HUT ke-79 BIN, Bamsoet Ingatkan Ancaman Siber dan Terorisme Global

Selain kegiatan pengawasan, DKPPP juga melakukan distribusi cadangan pangan kepada sasaran yang membutuhkan, seperti balita gizi kurang dan keluarga tidak mampu.

“Kami juga merespons permintaan bantuan makanan bagi korban ledakan oleh Lurah Cikiwul dengan segera,” tambah Herbert.

Menurutnya, meskipun terdapat fluktuasi kenaikan harga, kondisi ketersediaan pangan di Kota Bekasi saat ini terkendali.

“Harga relatif stabil, dan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan harga dengan menggelar gerakan pasar murah yang harga-harganya terjangkau,” tutup Herbert Panjaitan.

Penulis : M Lengkong

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP
Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15 WIB

‎Kepala BPKAD Kota Bekasi Ungkap Terkait Upaya Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN dan KJPP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal

Berita Terbaru