Kepala BNPB Pimpin Rakor Penanganan Erupsi Gunung Ruang, Bantuan dan Langkah-langkah Tindak Lanjut

- Jurnalis

Jumat, 19 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO – Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pimpin rakor penanganan erupsi Gunung Ruang Kabupaten Sitsro Sulut hari ini (18/4) melaui jaringan Zoom di Makodam Manado.

Rakor diikuti oleh Sekda Prov Sulut, Pangdam 13 Merdeka, Danlanud, Lantamal, Basarnas, Forkopimda Sitaro, serta unsur stake holder terkait lainnya.

Kepala BNPB mengatakan, keselamatan warga masyarakat di sekitar Gunung Ruang menjadi prioritas utama. Beliau juga mengapresiasi langkah langkah terpadu yang sudah dilakukan oleh unsur TNI/Polri, Basarnas, unsur Pemprov Sulut dan Pemkab Sitaro. Memastikan langkah2 penanganan darurat bisa berjalan dengan baik dimulai dari kaji cepat, penetapan status darurat, pencarian, evakuasi dan pertolongan, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan kelompok rentan dan pemulihan dgn segera sarana dan prasarana vital.

Sementara itu Deputi IV Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB, Jarwansah di Manado mengatakan, BNPB hadir dan saat ini sdg melakukan perjalanan ke Tagulandang utk memastikan secara langsung penanganan korban terdampak. Terutama berkaitan dgn pelaksanaan evakuasi, pengungsian dan ketersediaan logistik kebutuhan dasar.
Bersamaan dgn itu BNPB juga ikut membawa dukungan bantuan seperti
Dana operasional DSP Rp.350 jjuta kepada Pemkab Sitaro, juga bantuan logpal :

Tenda Pengungsi 5 set
Tenda Keluarga 100 unit
Light tower : 4 unit
genset : 4 unit
Sembako : 300 paket
makanan siap saji : 300 paket
hygine kit : 300 paket
matras : 300 lembar
selimut : 300 lembar
kasur lipat : 150 lembar
masker : 300 box
velbed : 50 unit
toilet portable : 10 paket
Survival kit pengungsi : 300 paket
Seperti yang sudah diberitakan,
Kronologi terjadinya erupsi pada periode 1-17 April 2024. Kegempaan yang tercatat di gunung Ruang sebanyak 1439 kali, gempa fulkani 569 kali gempa vulkanik dangkal 6 kali gempa tektonik lokal,dan 167 kli gempa tektonik jauh, gempa terasa tercatat 4 kali dgn skala 1MMI jumlah ke gempaan terutama gempa vulkanik dalam yg terjadi pada priode 1-17 April 2024 menunjukan kenaikan yg signifikan di bandingkan dgn bulan Maret 2024. Kegempaan pada tanggal 16 April 2024 pada pukul 00:00 – 12:00 Wita jumlah gempa vulkanik dalam mengalami eskalasi 493 gempa vulkanik dangkal 5 kali kejadian. gempa tektonik lokal 2 kejadian dan gempa tektonik jauh 1 kali kejadian. Kegempaan 17 April 2024 pada pukul 12:00-24:00 jumlah gempa fulkanik dalam 373 kejadian, gempa vulkanik dangkal 564 kejadian,gempa tektonik 1 kejadian. Pada pukul 12.00 sd 20.15 gempa erupsi 1 kejadian, dan Tremor vulkanik terus menerus dgn amplitudo maximum 50-55 Mm. Pada 16 April pukul 13.00 wita dari level 2 waspada menjadi level 3 siaga. pada tanggal 18 April 2024 level 3 siaga menjadi level 4 awas.
Menjawab pertanyaan, Ia.mentatakn, dampak yg di timbulkan dri erupsi :

Baca Juga :  Pertama Masuk Kerja, SMSI Kota Bekasi Daftar Keberadaan Organisasi

a. Aktifitas perkantoran dan masyarakat tdk berjalan dgn normal.
b. Bangunan dan rumah msyarakat banyak yg mengalami kerusakan (bocor akibat lontaran batu vulkanik.
c. Akses jalan tertutup oleh debu vulkanik dan bebatuan sedang sampai krikil.
d Jalur pelayaran tujuan Manado Tagulandang terganggu

Baca Juga :  Sah, Sumitomo Sepakat Kerja Sama dengan PT KHE Bangun PLTA Kayan Cascade

e. Korban Jiwa : Nihil
f. Kerugian Materil banyak rumah mengalami kerusakan bagian atap

g. Jumlah Pengungsi pertama : 159 KK ( 495 jiwa ) terdiri dari sbb:

1) Kampung Laingpatehi 73 KK.

( 247 jiwa )

a) Laki Laki : 158 Org

b) Perempuan : 89.Org

2) Kampung Pumpente :
86 KK ( 248 Jiwa )
a) Laki2 laki : 166 Jiwa,
b) Perempuan 82 jiwa

3) Tempat pengungsian sb :
a) Yang mengungsi di keluarga Sebanyak : 453
b) Yang mengungsi di gedung sekolah SMP 1 Tagulandang : 42 Org.

4) Pengungsi erupsi ke dua sebanyak 700 Jiwa sehingga Jumlah pengungsi seluruhnya menjadi 1.195

Penanganan yg sudah di lakukan:
a. Melaksanakan himbauan kepada masyarakat untuk waspada
b. Melaksanakan evakuasi terhadap masyarakat
c.Menempatkan tempat pengungsian di daerah yg di anggap aman.
d. Membuat Posko
e. Membuat dapur umum
f. Memberikan bantuan

Hambatan apa dan himbauan kpd warga apa utk menghindari kemungkinan yg tidak diinginkan sbb :
Masi terdapat masyarakat yang tidak mau mendengar himbauan dari pemerintah setempat. (*)

Berita Terkait

Peluit Kontroversial, Air Mata Orang Tua: Ibu-Ibu Bekasi Bela Perjuangan Atlet
Peluit yang Melukai Sportivitas: Tim Basket Putra Kota Bekasi Soroti Kepemimpinan Wasit di Semifinal!
Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Wali Kota Bekasi Kirim Rp2,1 Miliar Bantuan Kemanusiaan untuk NTT, Bangun Rumah Sakit Bernama Rumah Kasih
PWI-Lemhannas Teken MoU untuk Menjaga Ketahanan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:18 WIB

Peluit Kontroversial, Air Mata Orang Tua: Ibu-Ibu Bekasi Bela Perjuangan Atlet

Sabtu, 7 November 2026 - 02:41 WIB

Peluit yang Melukai Sportivitas: Tim Basket Putra Kota Bekasi Soroti Kepemimpinan Wasit di Semifinal!

Kamis, 5 November 2026 - 21:10 WIB

Basket Putri Kota Bekasi Tundukan Bandung Barat 51-27, Maju Perempat Final

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:01 WIB

‎Akselerasi Bansos Tepat Sasaran, Pemkot Bekasi Gencarkan Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terbaru