BPN Kota Bekasi Menggelar Acara Sosialisasi dan Implementasi Sertifikat Elektronik

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Bekasi resmi mengadakan sosialisasi di Graha Hartika Bekasi, Jumat (31/05/2024). Acara ini digelar bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan Mitra Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kota Bekasi.

Kepala Kantah ATR/BPN Kota Bekasi, Amir Sofwan, membuka acara tersebut dengan penuh antusias. “Pada Sertifikat Elektronik di belakang ada barcode. Di luar ini, adalah palsu,” tegasnya sambil menunjukkan contoh sertifikat elektronik yang baru.

Dalam wawancaranya dengan media, Amir Sofwan menjelaskan beberapa keunggulan dari implementasi sertifikat elektronik ini.

“Ini akan memudahkan dalam alih media dan teknologi arsip kita,” ujar Amir Sofwan, menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan arsip pertanahan.

Baca Juga :  Plt Wali Kota Sambut Baik Menteri Sandiaga Uno Tingkatkan Ekonomi Kreatif di Kota Bekasi

“Masyarakat akan mendapatkan informasi yang lebih valid dan tidak ada keraguan dari banyak perbankan,” tambahnya. Hal ini diyakini akan meningkatkan kepercayaan publik dan sektor perbankan terhadap keabsahan data pertanahan.

“Masyarakat akan merasa lebih nyaman dengan sertifikat elektronik ini. Karena dengan demikian, mafia tanah tidak akan bisa bermain,” jelas Amir Sofwan. Sertifikat elektronik diharapkan dapat mengurangi praktek-praktek ilegal di bidang pertanahan.

Lebih lanjut, Amir Sofwan mengungkapkan bahwa dengan Sertifikat Elektronik, bahwa praktek ilegal bidang pertanahan (mafia tanah) sudah tertutup. Akhir Juni direncanakan Layanan Pertanahan Kota Bekasi sudah beralih ke Elektronik. Untuk mendukung layanan elektronik, bulan Agustus 2024 Kantah Kota Bekasi akan deklarasi menjadi Kota Lengkap, ujarnya.

Baca Juga :  Bamsoet: Formula-E (Jakarta E-Prix) 2023 Akan Kembali Digelar Usung Konsep Sport Automotive and Entertainment Tourism

Namun, suksesnya implementasi sertifikat elektronik ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak. “Ini harus ada dukungan dari beberapa pihak, baik itu dari Pemerintah Kota Bekasi, masyarakat, PPATS, PPAT, jajaran perbankan, maupun masyarakat penerima sertifikat, pun harus mendukung ini,” pungkas Amir Sofwan.

Dengan langkah ini, Kota Bekasi diharapkan dapat menjadi pionir dalam transformasi digital di bidang pertanahan, memberikan pelayanan yang lebih efisien, transparan, dan aman bagi seluruh masyarakat.

Penulis : M Lengkong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Lantik PPAT Baru, BPN Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih
‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:14 WIB

MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 15:27 WIB

Lantik PPAT Baru, BPN Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih

Rabu, 16 September 2026 - 17:17 WIB

‎Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Kota Bekasi Ternyata Pernah Evakuasi Buaya: Catat Nomor Penting!

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terbaru