Ketua PWI Bekasi Raya Kritik Ketidakhadiran Pj Wali Kota Bekasi di Acara Tasyakuran

- Jurnalis

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Ade Muksin menyayangkan ketidakhadiran Pj Wali Kota Bekasi pada acara Tasyakuran Pelantikan Ketua dan Pengurus PWI Bekasi Raya dan PWI Bekasi Peduli periode 2024-2027, Jum’at (28/6/2024).

“Sungguh sangat disayangkan Pj. Walikota Bekasi tidak hadiri undangan kami, sehingga timbul asumsi miring menilai bahwa Pj. Wali Kota angkuh dan sombong,” kata Ade Muksin usai acara di hadapan para awak media.

Menurut Ade, Pengurus PWI Bekasi Raya mengundang Pj Wali Kota bukanlah secara mendadak. Bahkan, komunikasi dengan humas pemkot untuk konfirmasi kehadirannya terus dilakukan..

“Kami undang Pj itu tidak dadakan, dari jauh-jauh hari surat undangan sudah di kirimkan, dan pihak kami terus komunikasi dengan pihak humas, untuk konfirmasi tentang kehadirannya,” ujar Ade.

Bahkan kata Ade, acara tasyakuran yang semula akan digelar Sabtu (29/06/2024) dibatalkan dengan alasan untuk menghargai Pj Wali Kota yang tidak bisa hadir pada Sabtu.

“Tasyakuran dimajukan jadi Jumat (28/6/2024) ini kami sesuaikan dengan kesibukan PJ karena Sabtu (29/6/2024) tidak bisa hadir. Tapi apa yang terjadi, Pj. tidak hadir juga, luar biasa kan,” papar Ade.

Baca Juga :  Gelar Sertijab, Wakapolres Minsel Berganti

Kejadian ini, Ade menambahkan akan menjadi catatan khusus dalam kepemimpinannya bahwa pimpinan tertinggi di Pemkot Bekasi memiliki karakter yang rumit berinteraksi dengan organisasi kewartawanan.

“Ini akan jadi catatan khusus bagi kami, bahwa pemimpin tertinggi di Pemkot Bekasi (Pj.Wali Kota Bekasi R. Gani Muhamad) punya karakter rumit berinteraksi dengan wartawan,” jelasnya.

DINILAI ANGKUH DAN SOMBONG

Pj. Wali Kota Bekasi R. Gani Muhamad dinilai memiliki sikap angkuh, sombong dan tidak merakyat. Terbukti dalam undangan beberapa organisasi profesi atau yang lainnya di Kota Bekasi selalu mendelegasikan kepada humas atau kadiskominfo.

“Ini bicara fakta, terbukti di setiap undangan Pj. Wali Kota di acara teman-teman organisasi lain pun sama, orang nomor satu di Pemkot Bekasi ini selalu tidak hadir, pasti di wakilkan. Ada apa dengan Pj. Wali Kota Bekasi?,” pungkas Ade.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi Saut Hutajulu mengatakan padatnya agenda Pj. Wali Kota Bekasi sehingga kesulitan menyatukan dengan agenda atau undangan dari organisasi profesi.

Baca Juga :  HAKORDIA 2025: Aksi Damai Mahasiswa Gempur Korupsi (MAGSI) dan Organisasi Laskar Anti Korupsi Indonesia di Depan Pemkot dan Kejaksaan Kota Bekasi

“Interaksi tidak buntu, namun menyatukan jadwal pak Pj dengan jadwal kegiatan yang diminta teman-teman organisasi profesi memang agak sulit, mengingat padatnya kegiatan pak Pj. Walkot,” kata Saut, saat di konfirmasi.

Ia menegaskan dengan penuh keyakinan bahwa Pj. Wali Kota Bekasi akan tetap menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan rekan-rekan wartawan dan organisasi profesi yang ada di Kota Bekasi.

“Saya sangat yakin sekali pak Pj. Wali Kota Bekasi akan tetap menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan semua organisasi profesi yang berada di Kota Bekasi,” tegasnya.

Saut juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Pj. Wali Kota Bekasi di acara Tasyakuran Pelantikan PWI Bekasi Raya dan PWI Peduli Bekasi Jum’at (28/6/2024) karena berbenturan dengan agenda lainnya.

“Mohon maaf kalau kemarin (Jumat) beliau belum bisa hadir, semata-mata karena padatnya jadwal beliau, sehingga bentrok dengan kegiatan-kegiatan yang lainnya,” pungkas Saut. (Red)

Berita Terkait

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara
‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik
DLH Kota Bekasi Respons Cepat Pengduan Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu
Semester I 2026, Lebih Dari 17 Ribu Masyarakat Jawa Barat Rasakan Manfaat Program TJSL PLN
PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:15 WIB

PWI Pusat Resmi Melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya, Tegaskan Komitmen Melindungi Martabat Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:01 WIB

Pemkot Bekasi Perkuat Soliditas Camat dan Lurah untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:47 WIB

‎Dugaan Malpraktik Medis WNI di Malaysia: Perjuangan 15 Tahun Menuntut Keadilan dan Desakan Perlindungan Negara

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:46 WIB

‎Wujudkan Birokrasi Digital yang Aman, Pemkab Minahasa Selatan Resmi Gandeng BSSN untuk Pemanfaatan Sertifikat Elektronik

Berita Terbaru