MINSEL, TelusurNews,- Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengalami Inflasi tertinggi year on year (y-on-y) atau kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu pada tahun 2024.
Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Minahasa Selatan per 2 September 2024, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 17,56 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,22 persen juga kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,19 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,99 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 12,77 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,16 persen, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 4,85 persen.

Dikutip dari website Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan, pada Agustus 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 7,75 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,61, sedangkan yang terendah adalah Kabupaten Bangka Barat sebesar 0,11 persen.
Dan Kabupaten Minahasa Selatan merupakan kabupaten yang mengalami inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa teringgi se-Indonesia, yang sudah pasti mempengaruhi perekonomian masyarakat setempat. (toar)
Penulis : Toar Lengkong
Editor : Toar Lengkong
















