Sekda Kota Bekasi Buka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak Tahun 2024

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, drh. Satia Sriwijayanti Anggaraini, MM, membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak Tahun 2024. Kegiatan yang diadakan di Gedung Patriot, Kota Bekasi, tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Forkompinda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparatur tingkat kecamatan dan kelurahan.

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan sinergi antar instansi dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak-anak. Dalam laporannya, Kepala Dinas DPPPA, drh. Satia Sriwijayanti Anggaraini, menyebutkan bahwa pencapaian Kota Bekasi sebagai Kota Layak Anak masih menghadapi tantangan, terutama dalam pengisian indikator yang dinilai belum optimal.

Baca Juga :  Imigrasi Bekasi Deportasi 178 WNA dan Catat Peningkatan Pelayanan Paspor di 2024

“Beberapa kendala yang dihadapi antara lain pergantian operator dan keterlambatan penyediaan data dari bidang teknis,” ujarnya. Ia berharap rapat koordinasi ini dapat menghasilkan solusi bagi kendala tersebut, mengingat waktu pengisian poin penilaian Kota Layak Anak (KLA) yang semakin terbatas.

Berbagai isu penting terkait perlindungan anak dibahas dalam rapat ini, termasuk strategi pencegahan kekerasan terhadap anak, peningkatan akses pendidikan berkualitas, penyediaan fasilitas bermain yang aman dan ramah anak, serta penguatan peran keluarga dan komunitas dalam mendukung kesejahteraan anak.

Baca Juga :  Kota Bekasi Kondusif, Wali Kota Tri Adhianto Dorong Penguatan Kamtibmas Berbasis Masyarakat

Dalam sambutannya, Sekda Kota Bekasi, Junaedi, menegaskan pentingnya partisipasi semua pihak dalam mewujudkan Kota Layak Anak. Ia mengingatkan bahwa semua pihak harus memahami esensi dari Kota Layak Anak dan mengisi indikator penilaian sesuai dengan data yang tersedia di setiap instansi.

“Setiap pihak harus bertanggung jawab dalam mewujudkan kota yang ramah anak di Kota Bekasi,” ucapnya.

Rapat koordinasi ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk membahas setiap indikator penilaian, dengan fasilitasi dari bidang perlindungan anak DPPPA Kota Bekasi.

Berita Terkait

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia
Dugaan Maladministrasi Pelayanan Publik Di PN Manado Jadi Sorotan Tajam

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Senin, 14 September 2026 - 16:15 WIB

Bengkalis Jadi Tuan Rumah KKI 2026, Bupati Hj. Kasmarni Dorong Inovasi Teknologi Kemaritima

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru