Saat 200 Relawan Durian Deklarasi Dukungan, Bang Heri Ingatkan Tolak Politik Uang

- Jurnalis

Rabu, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

“Tiada hari tanpa deklarasi dukungan kepada paslon kami dari segala lapisan masyarakat bahkan kadang sehari bisa 7 sampai 9 acara deklarasi yang ditujukan. Ini artinya jalan kami dimudahkan oleh ALLAH SWT, langkah kami pun menjadi ringan. Ini tandanya apa yang kami cita-citakan selaras dengan apa yang masyarakat Kota Bekasi inginkan yaitu perubahan kepada Kota Bekasi MANTAB, Maju dan Bermatabat,” -Bang Heri Koswara, Calon Wali Kota Bekasi Nomor Urut 1-

 

-Bekasi Kota-

 

 

Berlokasi dikediaman tokoh Jatisampurna, Haji Yusuf Nasih, deklarasi dukungan yang dilakukan oleh sekitar 200 Relawan Durian(Dukun Heri-Sholihin) berlangsung meriah. Haji Yusuf Nasih atau yang akrab dipanggil Bang Yunas adalah mantan wakil ketua DPRD Kota Bekasi periode 2009-2014 juga mantan caleg Kota Bekasi 2024. Bang Yunas sendiri yang menjadi inisiator atau pencetus terbentuknya Relawan Durian yakin bahwa pasangan HerShol bisa membawa Kota Bekasi maju dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Baca Juga :  Pjs Bupati Minsel Minta Seluruh Kepala SKPD Camat Kumtua dan Kepsek Ikut Apel Kerja, Diduga Akan Jadi Ajang 'Kampanye Terselubung'

“Terima kasih Bang Yunas dan Relawan Durian nya yang hari ini sudah mendeklarasikan dukungan nya kepada paslon HerShol, semoga kita bisa sama-sama membangun Kota Bekasi dimasa depan. Saya yakin pilihan Bang Yunas dan relawan nya ini sudah melalui pertimbangan dan kajian yang akhirnya melabuhkan dukungan nya ke paslon HerShol. Saya juga mengingatkan bahwa paslon kami mendeklarasikan Anti Korupsi, untuk hal tersebut kami juga menolak money politik atau politik uang,” tegas Bang Heri Koswara, mantan anggota DPRD 4 Periode, Rabu(06/11.2024).

Bapak 2 putra 1 putri ini melanjutkan bahwa politik uang menjadi asalnya korupsi bila orang terpilih kelak, niatnya saja sudah salah yaitu menghalalkan segala cara untuk menang, imbuhnya.

Baca Juga :  Bersama PWI Jabar, Fikom Unpad Akan Gelar Uji Kompetensi Mahasiswa Jurnalistik

“Yang menggunakan politik uang adalah menggunakan cara-cara curang dan bila yang melakukan politik uang itu menang dengan cara yang curang, saya yakin hasil kecurangan pasti berbuah kecurangan lain nya. Jadi bila ada yang ketok pintu rumah bapak/ibu dan menitipkan amplop yang didalamnya ada sejumlah uang, ambil amplopnya dan jangan pilih orangnya. Kita harus kasih pelajaran kepada calon pemimpin seperti itu sebab bibit korupsi berasal dari hal tersebut dan kita gak mau Kota Bekasi sampai hattrick pemimpin nya ditangkap KPK,” pungkas Bang Heri Koswara, Calon Wali Kota Bekasi Nomor Urut 1.(MD)

Berita Terkait

Hadir di Sumbar, Tri Adhianto Serahkan Bantuan sambil berkoordinasi dengan KDM
Binsar Sihombing Kritik Terkait Sikap Sekretaris Pansus 8, Berikut Penjelasannya
Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 persen Pascabencana
Perdana, DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya Menggelar Pengajian
Kepala Bapenda: PAD Kota Bekasi Capai 79,04 Persen, Opsi Penagihan Piutang Dioptimalkan
Puskesmas Duren Jaya Monitoring Layanan Siklus Hidup di RW 18, drg Ria Joesriati: Boungeville 1, Posyandu Terbaik Duren Jaya
PLN untuk Rakyat, PLN UID Jabar Kirim Relawan dan Bantuan untuk Percepatan Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera
Perintis BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, Raih Life Achievement KORPRI Award

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:12 WIB

Hadir di Sumbar, Tri Adhianto Serahkan Bantuan sambil berkoordinasi dengan KDM

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:02 WIB

Binsar Sihombing Kritik Terkait Sikap Sekretaris Pansus 8, Berikut Penjelasannya

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:01 WIB

Agam Kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 persen Pascabencana

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:32 WIB

Perdana, DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya Menggelar Pengajian

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:53 WIB

Kepala Bapenda: PAD Kota Bekasi Capai 79,04 Persen, Opsi Penagihan Piutang Dioptimalkan

Berita Terbaru