Ada Sejumlah Anggaran Mencurigakan Di Diskominfo Minsel, Ada 4,3 Miliar Rupiah Anggaran Diduga Tidak Sesuai Penggunaannya

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan

Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan

MINSEL, TelusurNews,- Ada sejumlah anggaran fantastis dan mencurigakan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) yang diduga penggunanya tidak sesuai dengan pelaksanaannya.

Diskominfo yang dikenal merupakan instansi yang menjadi ‘corong’ Pemerintah Kabupaten (Pemkab), di situ tempat berbagai informasi diolah dan disebarluaskan untuk memberitakan tentang berbagai ‘pencitraan’ bagi Pemkab Minsel.

Di situ juga diolah berbagai anggaran penunjang untuk semua hal tersebut. Diantaranya ada anggaran untuk publikasi media.

Namun, sangat disayangkan anggaran yang ditata tidak sesuai dengan penggunanya. Diketahui, ada miliaran rupiah anggaran di Dinas Kominfo Minsel, dan dibagi untuk beberapa pos anggaran, diantaranya adalah untuk jasa iklan dan advetorial publikasi media.

Disinyalir, ada anggaran sekitar 4,3 milar, dan ada sekitar 700 juta rupiah lebih yang ditata untuk wartawan, namun implementasinya hanya sekitar setengah dari itu penggunaan untuk media, nah pertanyaannya, kemana anggaran lainnya?

Baca Juga :  PLT. Walikota Bekasi Bersama FKUB Sosialisasi Toleransi Beragama di SMAN 7 Kota Bekasi 

Kepada wartawan media ini, ketika dikonfirmasikan langsung kepada Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Minsel Trusianto Rumengan membenarkan ada anggaran miliaran yang dikelolanya.

“Kalau data 4,3 M salah, itu 3,3 M, untuk tahun 2023 3,7 M, dan untuk media sekitar 400 an juta,” ujar Rumengan, di ruang kerjanya, Rabu (30/10) lalu.

Sebelumnya, Diskominfo Minsel mengatakan bahwa anggaran untuk Kominfo Minsel hanya berkisar 1,5 miliar rupiah, atau bisa dibilang tidak mencukupi. Padahal anggaran sesungguhnya ada berkisar 4,3 miliar.

Hal tersebut lah yang kemudian perlu adanya keterbukaan dari pemerintah kabupaten mengenai setiap anggaran yang ada. Karena indikasinya Pemkab Minsel terkesan tertutup terkait penggunaan anggaran.

Baca Juga :  Kajari Kota Bekasi Imran Yusuf: Apresiasi Wartawan Setia Kawal Informasi Publik

Indikasi ini tentunya perlu adanya perhatian khusus dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindaklanjuti dan mendalami indikasi yang ada.

Salah satu poin dalam 8 Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menekankan tentang penguatan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.

Belakangan, Polda Sulawesi Utara (Sulut) gencar melakukan pemeriksaan terhadap banyak oknum pejabat yang diduga menyalahgunakan anggaran negara. Polres Minsel pun turut memeriksa beberapa hukum tua dan kepala SKPD.

Terkait hal ini, LI-TIPIKOR Minsel selaku salah satu lembaga antikorupsi yang ada di Sulut berharap pihak kepolisian tidak tebang pilih dalam menindaki oknum-oknum yang terindikasi melakukan penyalahgunaan anggaran negara. (toar)

Penulis : Toar Lengkong

Editor : Toar Lengkong

Berita Terkait

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Hari Santri 2026, Tri Adhianto Dorong Pesantren Jadi Ruang Pendidikan yang Aman dan Berkarakter

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terbaru