Anggaran Rp 4 Miliar Pelatihan Kerja di Disnaker Kota Bekasi Tak Terserap, Asda 1 Lintong DP Ungkap Hal ini

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Anggaran pelatihan kerja yang bersumber dari APBD Kota Bekasi dan Bantuan Provinsi Jawa Barat tahun 2024 sebesar Rp 4 miliar ternyata tidak terserap.

Akibatnya, program yang seharusnya bermanfaat bagi peningkatan keterampilan tenaga kerja di Kota Bekasi ini gagal direalisasikan.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Daerah (Asda) I Pemerintah Kota Bekasi, Lintong Dianto Putra, menyatakan bahwa Pj. Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, telah memerintahkan Inspektorat untuk melakukan review terhadap persoalan ini.

“Ya tentu memang, hal itu kalau kaitan kinerja beliau (Pj. Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad) sudah memerintahkan untuk dilakukan review oleh Inspektorat,” ujar Lintong, Senin (17/02/2025) usai apel pagi di Plaza Pemkot Bekasi.

Baca Juga :  Polisi Amankan Tujuh Pelaku Ditengarai Akan Tawuran Di Cabangbungin

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Zarkasih, yang didampingi Pegawai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Teguh, mengungkapkan bahwa faktor utama tidak terserapnya anggaran ini adalah adanya pergantian kepala bidang serta keterlambatan pengajuan program.

“Ada pergantian kabid dan pengajuannya terhitung setahun mundur dari persetujuan anggaran, sehingga saat hendak dilaksanakan ternyata pihak ketiga yang ada di proposal pengajuan juga tidak siap. Kami sudah mengupayakan baik ke provinsi atau ke pemkot untuk perubahan, namun tak disetujui dan akhirnya kegiatan-kegiatan tersebut tak terlaksana,” jelas Zarkasih.

Baca Juga :  PWI Bekasi Raya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Periode 2025-2030

Tidak terserapnya anggaran ini menimbulkan tanda tanya besar terkait efektivitas perencanaan dan eksekusi program di Disnaker Kota Bekasi. Apakah kendala administrasi semata cukup menjadi alasan atas gagalnya pelatihan tenaga kerja yang menjadi kebutuhan mendesak di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat?

Masyarakat pun berharap agar Inspektorat segera mengungkap penyebab pasti permasalahan ini dan memastikan agar anggaran serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Berita Terkait

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat
‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Kepala BPN Kota Bekasi Resmi Teken PKS Integrasi Data NIB-NOP dengan Wali Kota Bekasi
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Jumat, 18 September 2026 - 12:06 WIB

‎Pendapatan Pajak Kota Bekasi Per September 2026, Bapenda: PBB-P2 Capai Rp475 Miliar, BPHTB Rp297 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Berita Terbaru