Progres PTSL Kota Bekasi Tahun 2025, Pengukuran Baru Mencapai Ratusan Bidang?

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bekasi menetapkan tiga kecamatan sebagai penerima manfaat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2025, yakni Kecamatan Bekasi Timur, Jati Asih, dan Medan Satria.

Namun, hingga April 2025, progres pengukuran di lapangan baru mencapai kisaran 300-400 bidang tanah di masing-masing wilayah.

“Untuk di Kecamatan Jati Asih, ada lima kelurahan yang ditetapkan sebagai lokasi PTSL. Satu kelurahan tidak diikutkan karena keterbatasan kuota,” ujar Muhammad Luthfi, Kepala Koordinator Substansi Survey dan Pemetaan Dasar sekaligus Ketua Tim Ajudikasi PTSL Kecamatan Jati Asih, Senin (29/4/2025).

Baca Juga :  Ketua Yayasan GANN Kota Bekasi: Apresiasi Bagi Para APH, Penggerebekan Pabrik Obat Terlarang di Kota Semarang

Diungkapkan Luthfi, Kota Bekasi tahun ini hanya mendapat jatah sekitar 5000 bidang tanah untuk program PTSL.

“Kuota awal sempat diturunkan menjadi 1500 bidang untuk efisiensi. Namun, Kepala Kantor BPN Kota Bekasi berjuang mempertahankan kuota tetap di angka 5000,” jelasnya.

Di Jati Asih, baru sekitar 400 bidang tanah yang berhasil diukur hingga April 2025. “Untuk yuridis, hari ini mulai bergerak mengambil berkas,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa kondisi serupa terjadi di kecamatan lain. “Di Bekasi Timur dan Medan Satria, kurang lebih progresnya sama, antara 300-400 bidang,” ujarnya.

Adapun pembagian kuota kepada masing-masing kecamatan berkisar 1500 hingga 1700 bidang.

Baca Juga :  Satgas Ingatkan Jangan Ada Pungli Kepada Pemudik di Pelabuhan Merak

Sementara itu, realisasi pada tahun 2024, kuota awal 5000 bidang di Jatisampurna dan Medan Satria sempat dinaikkan menjadi 10.000 bidang karena tingginya permintaan masyarakat. Namun akhirnya, target yang mampu dipenuhi hanya 7500 bidang. Demikian dipaparkan Lutfi.

Mengenai kendala, Luthfi mengklaim sejauh ini tidak ada hambatan berarti di lapangan.

“Kalau untuk kendala, sejauh ini belum ada. Harapannya, jangan ada masalah supaya ke depan kuota bisa ditambahkan,” tegasnya.

Masyarakat tentu berharap program ini tidak sekadar berhenti pada klaim mulus, melainkan benar-benar terealisasi maksimal.

Penulis : Michael Lengkong

Editor : Michael Lengkong

Berita Terkait

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor
BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi
‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026
‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober
Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka
Temy Hermanto Sambut Peluang Proyek Konstruksi: Saatnya Pengusaha Muda Tumbuh dan Buka Lapangan Kerja
Temukan PKL Kembali Berjualan di Badan Jalan CFD, Wali Kota Bekasi Evaluasi Satpol PP Untuk Lebih Tegas Dan Sigap
Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Futsal Porprov Jabar 2026: Tuan Rumah Kota Bekasi Imbang 0-0 vs Kabupaten Bogor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:26 WIB

BPC HIPMI Kota Bekasi Bekali Pemenang Technopreuner Camp Strategi Bisnia Era Digitalisasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:44 WIB

‎Kota Bekasi Tembus 4 Besar Realisasi Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Jawa Barat Periode Januari–September 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:17 WIB

‎Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Kejar Finalisasi Kerja Sama Terkait Sampah Sebelum 26 Oktober

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Business Matching Day Bogor-Bekasi-Depok, HIPMI Kota Bekasi Perkuat Ekosistem Bisnis, Peluang Pasar dan Supplier Makin Terbuka

Berita Terbaru