Kenali Penyakit Umum pada Anabul dan Cara Merawat Anabul Setelah Operasi: Pemkot Bekasi Gelar Sosialisasi Kesehatan Hewan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan menggelar acara bertajuk “Kenali Penyakit Umum pada Anabul dan Cara Merawat Anabul Setelah Operasi”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 17 Mei 2025, bertempat di Aula Nonon Sonthanie, Pemkot Bekasi.

Acara ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Drs. Junaedi, mewakili Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang berhalangan hadir.

Dalam sambutannya, Dr. Rudi H. Panggabean menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian sosial para dokter hewan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Baca Juga :  Sejumlah Pelaku Usaha dari 12 Kecamatan, Dibekali Ilmu oleh Disnaker Kota Bekasi

“Ini adalah bukti bahwa Wali Kota Bekasi sangat peduli terhadap kesehatan hewan kesayangan di kota ini. Bahkan, ke depannya di setiap kecamatan akan ada pos kesehatan hewan, seperti halnya puskesmas untuk manusia,” ungkap Dr. Rudi.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini terdapat 50 dokter hewan profesional yang memiliki izin praktik resmi dan siap menangani anabul (anak bulu/hewan peliharaan) milik masyarakat secara profesional.

“Kami pastikan hewan kesayangan Bapak dan Ibu akan ditangani dengan baik. Semoga acara ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi semua pecinta hewan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kota Bekasi, Drs. Junaedi, mengaku terharu dengan antusiasme para pecinta hewan, khususnya kucing, yang hadir dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Berkompetisi di Tingkat Nasional, Pj. Wali Kota Bekasi Lepas Kontingen Skill Competition (SC) Pemadam Kebakaran

“Tidak semua orang suka dengan kucing, karena bulunya bisa menimbulkan asma atau bengek bagi sebagian orang. Selain itu, biaya perawatannya juga cukup tinggi, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga perawatan bulu,” ujar Junaedi.

Namun demikian, ia mengapresiasi rencana pembentukan pos dan klinik kesehatan hewan di setiap wilayah Kota Bekasi, sebagaimana yang disampaikan oleh Dr. Rudi sebelumnya.

Acara ini diharapkan menjadi agenda tahunan dan dapat terus memberikan edukasi serta pelayanan kesehatan yang baik bagi hewan peliharaan di Kota Bekasi.

Penulis : Jim

Editor : M. Lengkong

Berita Terkait

Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026
PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal
Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas
‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset
‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR
ASKAINDO Sulut Audiensi dan Beri Dukungan Kepada Kejari Minsel atas Upaya Pemberantasan Korupsi
Kejari Minsel Geledah dan Sita Berkas di KPU Minsel, Banyak Pihak Minta Kejari Turut Periksa Bawaslu
PWI Bekasi Raya Dorong Transparansi Informasi, Minta Humas Polres Perkuat Komunikasi dengan Media

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Satu Vote Anda Bisa Antar Arin Jadi Mpok Kota Bekasi 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:08 WIB

PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Ketika Hukum Berjalan Bersama Harapan: Kisah PEPARPEDA Kota Bekasi dan Komitmen Mengawal Mimpi Atlet Disabilitas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:27 WIB

‎Marak Dugaan Pencurian, Kadisdik Kota Bekasi Minta Sekolah Perketat Keamanan Aset

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:16 WIB

‎OSS RBA di Kota Bekasi, Kepala DPMPTSP Akui Kendala Sistem dan Integrasi OPD Masih Jadi PR

Berita Terbaru