Kondusifitas, Keamanan, dan Investasi Jadi Fokus Diskusi Media PWI Bekasi Raya

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dalam upaya memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan aparat penegak hukum, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar diskusi media bertajuk “Bersama Turut Membangun Kota Bekasi: Menjaga Kondusifitas, Keamanan, dan Kenyamanan Lingkungan demi Peningkatan Investasi,” pada Rabu (28/05/2025), bertempat di Aula PWI Bekasi Raya, Jalan Rawa Tembaga II No.1, Margajaya, Bekasi Selatan.

Kegiatan ini menjadi forum strategis yang menyoroti peran vital media dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong terbentuknya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kota Bekasi.

Hadir sebagai narasumber utama dalam dialog ini, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Drs. Junaedi yang mewakili Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Heru Fahrian Ardi, S.Sos., M.M., serta perwakilan dari Dandim 0507/Bekasi, DPMPTSP, dan Kesbangpol Kota Bekasi.

Para narasumber menyampaikan pandangan mereka dalam suasana dialog yang edukatif dan penuh semangat kolaboratif.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab moral dan profesional tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.

Baca Juga :  Wujudkan Harapan Baru, PLN Bekasi Sukseskan Penyalaan Serentak Listrik Gratis Program Light Up The Dream di Momen HUT RI ke-80

“Isu keamanan, kondusifitas, hingga investasi bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah atau aparat. Pers harus menjadi penggerak. Melalui pemberitaan yang konstruktif, media mampu menjembatani dialog dan berperan sebagai alat kontrol sosial yang efektif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi media di era digital, seperti maraknya hoaks, polarisasi opini publik, dan kegaduhan di media sosial, yang menuntut insan pers untuk menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik secara konsisten.

Senada dengan itu, Sekda Kota Bekasi Drs. Junaedi menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan insan pers adalah kunci dalam proses pembangunan kota yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Media memiliki peran sentral dalam membangun ekosistem sosial yang harmonis, memberi kritik membangun, serta menarik minat investor melalui pemberitaan yang positif dan objektif,” ujarnya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Kompol Heru Fahrian Ardi menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan hasil kerja kolektif. Menurutnya, media berperan sebagai mitra penting dalam meredam isu sensitif, mencegah provokasi, serta menyampaikan informasi yang menyejukkan namun tetap faktual.

Baca Juga :  Pelatihan MediaHUB 2023 Resmi Ditutup, Polri Optimalkan Komunikasi dalam Melayani Masyarakat

Diskusi menyimpulkan bahwa keamanan, kenyamanan, dan investasi merupakan tiga elemen yang saling terhubung dan tak terpisahkan dari peran aktif media. Kota Bekasi menegaskan komitmennya bahwa kolaborasi lintas sektor adalah fondasi utama untuk menciptakan pertumbuhan dan daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.

Agenda ini juga mencerminkan bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas komunikasi publik, kedewasaan sosial masyarakat, dan harmoni antar pemangku kepentingan.

Menutup kegiatan, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin mengungkapkan keprihatinannya atas ketidakhadiran langsung Wali Kota, Kapolres, dan Dandim. Ia menyebutkan bahwa dialog ini merupakan langkah besar dalam membangun sinergi antara insan pers, pemerintah, serta TNI-Polri.

“Kami sangat berharap ke depan, momen-momen strategis seperti ini dapat dihadiri langsung oleh para pemimpin daerah, agar kolaborasi yang dibangun terasa lebih solid dan nyata. Meski demikian, kami bersyukur diskusi ini berjalan sukses dan penuh substansi,” pungkas Ade. (RED)

Berita Terkait

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa
Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai
Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin
‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus
Delapan Dugaan Pelanggaran Pilhut Desa Kamangta Oleh Panitia Terungkap dalam Klarifikasi, Masyarakat Desak Penegakan Aturan
Sidang Praperadilan Kedua di PN Bekasi: Pemohon Uji Sahnya SP2 Lid Polres Metro Bekasi Kota
Wali Kota Bekasi Apresiasi HUT ke-51 PSM Kota Bekasi, Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:49 WIB

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:20 WIB

Tim Hukum Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Batalkan Pelantikan HK: Banyak Sengketa

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:55 WIB

Masyarakat Menggugat, Tim Panitia Pilhut Kabupaten Minahasa 2026 Dinilai Tidak Netral: Masyarakat Akan Gelar Aksi Damai

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:54 WIB

Ada apa Kejari Kota Bekasi Jadwalkan Periksa Pimpinan Disdagperin

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:30 WIB

‎Sidang Pembuktian Praperadilan SP3 Polres, Kuasa Hukum dan Pemohon Desak Hakim Membuka Kembali Kasus

Berita Terbaru