PLN UP3 Bekasi Ingatkan Jauhi Jaringan Listrik Saat Bermain Layangan

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, 24 Juni 2025 – PLN UP3 Bekasi mengingatkan orang tua untuk selalu mengawasi anak – anaknya saat bermain layangan, serta tingkatkan pengawasan dan berikan sosialisasi akan bahaya listrik.

Menjelang libur panjang sekolah beberapa saat lagi tentu akan sangat menyenangkan bagi anak – anak untuk melakukan banyak kegiatan yang digemari dan disenangi untuk mengisi hari libur, salah satunya adalah bermain layangan.

Bermain layangan memang menyenangkan, tapi bisa sangat berbahaya jika dilakukan di tempat yang salah, terutama dekat jaringan listrik. Berikut ini beberapa alasan dan tips penting yang perlu diketahui :

Bahaya Bermain Layangan Dekat Listrik
Tersangkut di Kabel Listrik

Layangan yang tersangkut di kabel listrik bisa menyebabkan korsleting atau bahkan kebakaran.
Kesetrum

Baca Juga :  Realisasi Program Pemkab Minsel, Pemdes Maliku Satu Salurkan Bantuan Dana Lansia

Benang layangan yang basah atau dilapisi bahan logam seperti kawat bisa menghantarkan listrik. Jika tersangkut di jaringan listrik dan disentuh, risiko tersetrum sangat tinggi.
Mengganggu Pasokan Listrik

Layangan yang mengenai jaringan listrik bisa menyebabkan padamnya aliran listrik ke rumah, sekolah, rumah sakit, atau fasilitas umum lainnya.

Manager PLN UP3 Bekasi, Donna Sinatra mengingatkan agar anak – anak bermain layangan di lokasi yang jauh dari jaringan listrik dan selalu memperhatikan lingkungan sekitar saat bermain layangan, hindari bermain di dekat jaringan listrik karena akan sangat berbahaya. Dan kami himbau, jika ada layangan tersangkut di jaringan listrik, jangan diambil sendiri. Laporkan ke unit PLN terdekat, melalui aplikasi PLN Mobile atau call center 123, tegas Donna.

Baca Juga :  Pemdes Pinaling Kecamatan Amurang Timur Minsel Realisasikan BLT Bagi 20 KPM Lansia

Dalam kesempatan terpisah, General Manager PLN UID Jawa Barat Tonny Bellamy, menegaskan bahwa peran serta masyarakat terutama orang tua sangat penting untuk melindungi dan mengingatkan anak – anak saat bermain layangan.

Sosialisasi secara berkala terus kami lakukan baik ke sekolah – sekolah sampai ke lingkungan desa, tak hanya itu, kami juga serukan pentingnya waspada akan bahaya listrik melalui media sosial agar mudah dijangkau informasinya oleh semua kalangan masyarakat. Harapannya, seluruh komponen masyarakat akan berperan serta secara aktif dalam menjaga keselamatan kelistrikan dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas, bukan sekadar kesenangan sesaat, tutup Tonny.

Berita Terkait

PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026
Ali Akbar, Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi
Reses di Sukrendah, Ketua DPRD Lebak Terima Keluhan BPJS Nonaktif dan Akurasi Data Desil Masyarakat
PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia
Dinas Perkimtan Kota Bekasi Targetkan Perbaikan Rutilahu dan Fasilitas Publik
‎Kota Bekasi Kejar Target Penyelesaian Infrastruktur Olahraga Jelang Porprov
Marbot Bersih-bersih, DKM Al-Qolam PWI Bekasi: Mushola Bocor Perlu Perhatian
Plh Wali Kota Harris Bobihoe Apresiasi Dan Terima Kasih Atas Hadirnya Program TMMD Ditengah Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:08 WIB

PLN UID Jabar Siagakan 4.993 Personel dan Layanan Digital 24 Jam Selama Idul Adha dan Waisak 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:49 WIB

Ali Akbar, Sosok Teladan di Balik Gemilangnya Olahraga Kota Bekasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:28 WIB

Reses di Sukrendah, Ketua DPRD Lebak Terima Keluhan BPJS Nonaktif dan Akurasi Data Desil Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:17 WIB

PERADI PROFESIONAL: Paradigma Baru Organisasi Advokat Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Dinas Perkimtan Kota Bekasi Targetkan Perbaikan Rutilahu dan Fasilitas Publik

Berita Terbaru