Kemenkes RI dan Sasakawa Health Foundation Perkuat Komitmen Eliminasi Kusta

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, 7 Juli 2025 

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Sasakawa Health Foundation menyelenggarakan pertemuan internasional di Bali untuk memperkuat komitmen percepatan eliminasi kusta (leprosy) di Indonesia. Pertemuan dihadiri Menteri Kesehatan Budi G Sadikin, WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination Yohei Sasakawa, perwakilan organisasi internasional, lembaga non-pemerintah, peneliti, jajaran pemerintah daerah serta Penyintas Kusta (OYPMK).

Menkes Budi menyampaikan bahwa kusta sempat tidak menjadi prioritas utama dibandingkan penyakit menular lain seperti tuberkulosis, HIV, dan malaria. Namun demikian, pertemuan dengan Sasakawa pada World Health Assembly tahun 2023 menginspirasi komitmen baru pemerintah Indonesia dalam menghapus penyakit yang seharusnya sudah tidak ada lagi.

“Saya menyadari bahwa kusta bukan sekadar persoalan angka kasus. Kusta adalah penyakit yang membawa stigma dan diskriminasi. Karena itu, kita perlu langkah luar biasa agar Indonesia segera mencapai 0 kusta, 0 disabilitas, dan 0 stigma,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Baca Juga :  Aliansi OMS HIV Gelar Diskusi Pra Musrenbang untuk Penyusunan Prioritas Program HIV/AIDS di Kota Bekasi

Dalam kesempatan ini, Yohei Sasakawa memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah Indonesia atas kepemimpinan yang kuat dalam upaya eliminasi kusta.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Menkes Budi atas komitmen yang luar biasa. Indonesia adalah negara besar dengan tantangan geografis yang kompleks. Namun saya percaya, dengan kerja sama semua pihak, mimpi menuju Indonesia bebas kusta bukanlah sesuatu yang mustahil. Saya sudah berusia 86 tahun, tetapi saya berharap dapat menyaksikan hari ketika Indonesia berhasil menghapus kusta sepenuhnya,” ungkap Sasakawa.

Pada pertemuan ini, Kementerian Kesehatan menyampaikan lima langkah strategis percepatan eliminasi kusta, yaitu:
* Perluasan wilayah akselerasi target eliminasi kusta dari 42 menjadi 111 kabupaten/kota pada 2030.
* Pelaksanaan skrining masif yang dimulai Juli 2025 di lima kabupaten prioritas: Tangerang, Kab. Bekasi, Kab. Brebes, Kota Jayapura, dan Kab Sampang.
* Penerapan skrining bagi populasi dengan risiko tinggi sindrom hipersensitivitas Dapsone, khususnya di Papua, Maluku, dan Sulawesi.
* Penguatan ketersediaan pengobatan MDT.
* Partisipasi aktif dalam riset dan uji klinis vaksin kusta internasional.

Baca Juga :  Pandang Enteng !! Tak Ada Laporan LPJ Pinamorongan, BPD Pertanyakan BLT DD yang Disalurkan

Yohei Sasakawa juga mendorong semua pemangku kepentingan, yakni pemerintah, organisasi internasional, akademisi, pemimpin agama, hingga komunitas untuk bersatu menghadapi tantangan kusta dan diskriminasi yang ditimbulkannya.

“Saya telah mengunjungi 125 negara untuk mendorong penghapusan kusta. Saya yakin Indonesia memiliki kapasitas, semangat, dan kemauan politik yang kuat untuk menjadi teladan global dalam eliminasi kusta,” tegas Yohei Sasakawa.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui otline 1500-567, SMS 081281562620 atau email kontak@kemkes.go.id. (AP/D2)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Berita Terkait

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia
Ketika Puskesmas Pondok Gede Mengetuk Pintu Rumah Balita Stunting
Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024
HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4
Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan
Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan
Pemdes Pinaling Amurang Timur Gelar HUT Desa Ke 135 Tahun, Berbagai Lomba Diadakan
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Bekasi, Tri Minta Perhatian Lebih untuk Anak dan Lansia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema 73 Tahun KPU RI Kawal Demokrasi Indonesia

Selasa, 15 September 2026 - 09:48 WIB

Bawaslu Minsel Diduga Pakai Perusahaan Bodong dan Barang Pengadaan Bekas Saat Pilkada 2024

Sabtu, 12 September 2026 - 14:42 WIB

HIPMI Kota Bekasi Dorong Pengusaha Muda Naik Kelas Lewat Orientasi Batch 4

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WIB

Jadi Sorotan, Anggaran BumDes Makaaruyen Modoinding Diduga Disalahgunakan

Kamis, 10 September 2026 - 12:12 WIB

Praktisi Hukum Sulut Soroti Sengketa Pilhut Tumpaan Minsel 2022: Kenapa Bupati Berani Tidak Jalankan Putusan

Berita Terbaru