KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun infrastruktur olahraga. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Bekasi sebagai kota Sport City, yang tidak hanya mampu mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah dari sektor olahraga.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, S.T., M.T., menegaskan bahwa pembangunan gelanggang olahraga dan stadion terpadu saat ini sedang dalam proses, dan dirancang untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
“Kita saat ini, terus berusaha membangun gelanggang olahraga, gedung stadion terpadu. Rencananya akan kita gunakan untuk Porprov 2026,” ujar Widayat saat ditemui di Pendopo Kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (24/7/2025).
Tak hanya stadion, Pemkot Bekasi melalui Dinas Perkimtan juga tengah membangun gedung olahraga terpadu untuk berbagai cabang, termasuk basket dan sepatu roda. Semua sarana olahraga tersebut ditargetkan memenuhi standar nasional bahkan internasional, sehingga bisa menarik event-event besar digelar di Kota Bekasi.
“Kita membangun gedung terpadu untuk olahraga basket, olahraga sepatu roda. Semua diharapkan berstandar nasional dan bahkan internasional,” jelas Widayat.
Menurutnya, kehadiran fasilitas olahraga berkualitas tinggi akan mendorong klub-klub besar dari wilayah Jawa Barat dan sekitarnya untuk bertanding di Bekasi. Hal ini diyakini bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
“Sehingga, agar klub-klub besar yang ada di sekitar Jawa Barat bisa bermain di Kota Bekasi. Diharapkan bisa untuk menambah penghasilan di Kota Bekasi,” imbuhnya.
Ia pun berharap, komitmen Pemkot Bekasi ini bisa menjadi pijakan awal terwujudnya Kota Bekasi sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga di Indonesia.
“Semoga keinginan kita bahwa Kota Bekasi bisa menjadi Sport City dapat terwujud beberapa tahun ke depan,” tutup Widayat.
















